Situasi Kamtibmas Wilkum Karangasem Menjelang Arus Balik Lebaran 2017

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana, S.I.K., M.Si. mengikuti dialog interaktif di Bali TV, Jalan Kebo Iwa Denpasar, Selasa (27/6). Terselenggaranya kegiatan ini atas kerjasama Bidang Humas Polda Bali dengan Manajemen Bali TV. Acara yang berlangsung selama satu jam mulai dari pukul 09.00 sampai dengan 10.00 wita juga dihadiri Pengamat Hukum dari Guru Besar Universitas Udayana (Unud) Prof. DR. I Ketut Rai Setiabudi, S.H., M.H.

Sebagai pemandu acara yaitu Pradana Adi Putra dengan mengambil topik “Situasi Kamtibmas Wilkum Karangasem Menjelang Arus Balik Lebaran 2017”. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait situasi yang berkembang saat ini, khususnya di wilayah hukum Polres Karangasem.

Diawal acara, AKBP I Wayan Gede Ardana, S.I.K., M.Si. mengatakan, situasi Kamtibmas tiga bulan terakhir di wilayah Karangasem cukup kondusif. Untuk operasi kepolisian yaitu Ops Ramadniya ada sedikit kendala yaitu ada perbaikan di Pelabuhan Padang Bai. Akibatnya terjadi kepadatan dan penumpukan kendaraan, namun tahun ini arus mudik maupun arus balik sedikit menurun dari tahun sebelumnya.

Dalam rangka Ops Ramadniya Agung 2017, Polres Karangasem mendirikan tiga pos terdiri dari dua Pospam yaitu di Yeh Malet, simpang tiga Padang Bai dan satu Pos Terpadu yang berada di Pelabuhan Padang Bai. Memaksimalkan pengawasan dan pemantauan saat melaksanakan tugas Polres Karangasem mendapat bantuan sebanyak 154 orang dari unsur TNI, Satpol PP, Pecalang dan Senkom. “Saat ini kita fokus pada arus balik pasca hari raya Idul Fitri 1438 H,” ujarnya.

Kapolres Karangasem menambahkan sinergitas antara polisi dengan masyarakat berjalan dengan baik. Pasca hari raya Idul Fitri, Bhabinkamtibmas akan melaksanakan kegiatan door to door system. Kegiatan sambang akan terus ditingkatkan untuk meminimalisir terjadinya kejahatan konvensional. Babhinkamtibmas juga memiliki peran untuk mendekatkan dirinya dengan masyarakat melalui pemberian bantuan kemanusiaan sehingga masyarakat menilai polisi saat ini lebih humanis. “Dari data yang ada, ada empat kejadian menonjol di wilayah hukum Polres Karangasem yaitu KDRT, pencurian, pembunuhan dan orang hilang.

Sementara Prof. DR. I Ketut Rai Setiabudi, S.H., M.H. menanggapi bahwa apa yang dilakukan Kapolres dan masyarakat, sinergitasnya sudah berjalan dengan sangat baik. Yang paling penting adalah kebijakan Kapolda Bali agar anggota tidak mengikuti apel setiap pagi namun disebar ditiap ruas jalan. Hal ini sangat bermanfaat, masyarakat merasa lebih aman dan nyaman.

“Jangan sampai dengan situasi Karangasem yang sudah kondusif, aman dan nyaman dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab melancarkan aksi terorisme, narkoba dan menyebarkan paham radikal. Lakukan pencegahan, tingkatkan keamanan personel dan mako, masyarakat harus menjadi intel bagi diri kita sendiri,” pesan Prof. DR. I Ketut Rai Setiabudi, S.H., M.H.

Sementara Kapolres Karangasem menyampaikan terima kasih atas masukan dan saran yang telah disampaikan oleh Pengamat Hukum dari Guru Besar Universitas Udayana ini. Selanjutnya Kapolres Karangasem mengimbau kepada masayarakat agar Polri, TNI dan Aparat Desa lebih peduli dengan lingkungan masing-masing, kalau ada masyarakat yang sudah menunjukan gejal-gejala yang mungkin akan melakukan tindak pidana agar segera dilaporkan.

Penulis  : I Ketut Bina Wartawan

Editor    : Umi Fadilah

Publish  : I Putu Adnyana

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password