Dialog Kebangsaan, Ulama dan Umaro NKRI Harga Mati

Tribratanews.polri.go.id – Polresta Kediri –  Giat Dialog Kebangsaan Kapolres Kediri Kota dengan Forkopimda Kota / Kabupaten Kediri, Para Tokoh Serta Pengurus NU se- Wilayah Hukum Kota Kediri digelar di  Pondok Pesantren Assa’idiyah  asuhan KH Anwar Iskandar di Kelurahan   Jamsaren Kec Pesantren Kota Kediri, Kamis dini  hari (22/6)

Hadir dalam kegiatan ini antara lain  KH Anwar Iskandar  (Gus War) selaku tuan rumah, Walikota Kediri H. A. Abu Bakar SE, Wabub Kediri H. Masykuri, Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi S.IK M.H, Dandim 0809 Letkol ARH. Joko  S.K. Ka Kemenag Kota Kediri  H. Zuhri dan KH. Abubakar Abdul Jalil (Gus Ab) Ketua PCNU Kota Kediri

Sedangkan peserta dialog antara lain Ketua PCNU Kab. Kediri, Ketua Syuriah PCNU Kota Kediri  KH.Abdul Hamid Abdul Kodir, Para Ketua MWC Kota dan Kabupaten Kediri beserta pengurus, Kapolsek jajaran, para Danramil wilayah hukum Kediri  dan kepala wilayah kecamatan kota.

Beberapa point penting yg di hasilkan dalam dialog antara lain , para tokoh NU dan pengurus NU kota dan kab Kediri sepakat bahwa NKRI harga mati dan ideologi Pancasila tidak bisa digantikan.

“Diakui memang ada kelompok yang yang ini ingin merubah dasar Negara Indonesia. Islam yg Rahmatan lil älamin adalah islam yg harus  bersinegri dengan  Polri/TNI duduk bersama untuk pemecahan masalah sehingga bisa menambah benteng kekuatan yang baik.  Dan peran ulama sangat penting untuk membina nasionalisme untuk menyatukan bersama,” kata KH Anwar Iskandar, mengawali kegiatan ini.

Dandim 0809 Kediri Letkol ARM. Joko  S.K. dalam sambutannya menyampaikan  memang ada ancaman nyata,  sehingga  kita tidak boleh  diam harus berbuat terutama menjalin hubungan  pejabat dengan para ulama dan santri.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H . Kapolresta menyampaikan pertemuan ini bisa menjadikan Kota Kediri lebih kondusif.

“ Polri tidak  mampu tanpa adanya bantuan dari warga maupun juga dari ulama termasuk santri. Kota Kediri  cukup kondusif marilah kita pertahankan tetap kondusif. Tidak ketinggalan saya ucapkan terima kasih kepada Gus War yang menggagas kegiatan ini,” katannya.

Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, dalam sambutannya menyinggung keberadaan FKUB  sangat tepat sekali untuk saling berkoordinasi terutama tentang Pancasila dan  UUD 1945. Diharapkan dengan  pertemuan ini selalu saling mengisi dan juga  saling mengingatkan sehingga wilayah Kediri  bisa kondusif.

Acara dialog ini rencanannya akan diteruskan setelah bulan Ramadan, sementara pertemuan diakhiri dengan kegiatan makan sahur bersama.

 POLRESTA KEDIRI

Penulis             : Didik

Editor              : UMI FADILAH

Publish            : Didik

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password