Tim Gabungan Ditresnarkoba dan Polres Lampung Utara Grebeg Tanah Miring Usai Sahur

Tribratanews.polri.go.id  – Polda Lampung / Polres Lampung Utara. Tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba), Dit Sabhara, Sat Brimob Polda Lampung dan Satresnarkoba Polres Lampung Utara menggrebeg lima lokasi sekaligus yang menjadi To di Tanah Miring Kabupaten Lampung Utara. Kamis (22/6/17).

“Target operasi (TO) ada lima orang bandar narkoba jenis sabu. Karena kelimanya berada di wilayah yang relatif berdekatan, maka penggerebegan dilakukan serentak oleh lima tim, ” kata Dirresnarkoba Polda Lampung Kombes M Abrar Tuntalanai yang didampingi Kapolres Lampung Utara AKBP Esmed Eryadi, Sh, S.Ik, Mm, di Aula Mapolres Lampung Utara saat memberikan pengarahan detail sebelum ke lokasi.

Kelima TO tersebut adalah Gunawan, Hanafi alias Napi, Hen Otoy alias Otoy, Grandong alias Ndong dan Thamrin. Banyak kesamaan diantara kelimanya. Yakni berusia sekitar 40 tahun, bekerja sebagai wiraswasta sambil mengedarkan narkoba, sabu menjadi spesialis narkoba yang mereka edarkan. Terakhir, semuanya pengguna yang naik kelas jadi pengedar.

Kelimanya tinggal dilokasi berdekatan sepanjang Jalan Radin Inten Tanah Miring. TO Hanafi alias Napi, Hen Otoy alias Otoy dan Grandong alias Ndong hanya dibedakan oleh gang. Kemudian TO Gunawan dan Thamrin malah berada tepat dipinggir jalan raya tersebut.

Penggerebegan dimulai sekitar 05.30 WIB sekaligus dengan dijaga oleh Sat Brimob dan Dit Shabara Polda Lampung. Anggota tim bergerak cepat mengepung rumah tinggal TO. Penggeledahan juga dilakukan. Semuanya harus berlangsung cepat karena waktu penggerebegan hanya sejam.

Situasi yang masih dalam bulan Ramadhan membuat penggerebegan kali ini lebih ‘lembut’ dibanding biasanya. Anggota ditekankan Abrar untuk bertindak secara profesional. Apalagi mengingat karakter masyarakat sekitar lokasi penggerebegan yang justru kurang mendukung beragam penindakan untuk pemberantasan narkoba yang dilakukan Polda Lampung dan jajaran.

Saat rumah TO Hen Otoy alias Otoy digrebeg oleh tim gabungan, rupanya dia langsung beraksi cepat dengan membuang sabu ke kloset dikamar mandi. Bandar sabu yang tercatat resedivis dan baru tiga bulan keluar membantah sebagai pengedar hanya sebagai pemakai saat ditanya oleh dirresnarkoba Kombes M Abrar Tuntalanai. Bantahan nya itu langsung dipatahkan oleh berbagai SMS pesanan sabu dari ponsel miliknya. Pria duda yang menurut tetangganya tertutup dengan lingkungan sekitar ini akhirnya dibawah ke Polres Lampung Utara untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. (*)

Penulis    : Heri
Editor      : Umi Fadilah
Publish    : Heriyanto

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password