Sungguh Ironis, ASN Golongan III Nyambi Jualan Sabu, Ketangkap Polres Barito Timur

Tribratanews.polri.go.id – Polda Kalteng, Kepolisian Resor Barito Timur (Bartim) menggelar press release kasus penangkapan pengedar narkotika jenis sabu di halaman Polres Bartim, Selasa (20/6/2017) 09.00 WIB.

Kegiatan press release yang dipimpin oleh Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya, S.I.K dan didampingi oleh Kabagops Kompol Endang Karmana, Kasatresnarkoba AKP Dhani Sutirta, Kasatsabhara AKP Mahmud.IMG-20170621-WA0001

UY (39) seorang ASN Bartim nekat menjadi bandar narkotika golongan satu jenis sabu bersama MT (32) warga Desa Rodok, Kecamatan Dusun Tengah yang menjadi kaki tangannya.

Dari pengakuan UY dirinya nekat berbisnis kristal putih, lantaran gaji diterimanya sebagai PNS golongan III B, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bersama keluarga.

“Gaji yang saya terima tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan, sebab gaji saya hampir habis untuk membayar utang di rentenir,” ucapnya saat diinterogasi Kapolress Bartim saat press release.

Menurut UY, selain sebagai PNS, dirinya tergiur bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan salah seorang temannya. Namun bisnis yang disepakati berjalan, uang yang dipinjam tersangka Untung dari rentenir keburu dibawa kabur rekan bisnisnya.

Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya, S.I.K penangkapan para pelaku berawal dari informasi masyarakat, bahwa pelaku sering mengedarkan narkoba jenis sabu di kota Ampah dan sekitarnya. Kemudian polisi langsung melakukan pengintain dan langsung menyergap tersangka MT saat melintas dijalan Pahlawan Ampah Kota, jumat (16/6) sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat diinterogasi petugas, tersangka MT mengakui bahwa satu paket serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,49 gram, dari UY. Anggota Satresnarkoba yang di back up Tim CRT Walet Bartim melakukan pengembangan dengan cara mendatangi rumah tersangka UY dan melakukan penyergapan. Ketika digeledah, polisi menemukan dua paket kecil diduga narkotika jenis sabu didalam sebuah kotak warna hitam.

“Polisi juga menemukan dua paket besar diduga narkotika jenis sabu dengan berat 5 gram yang terselip di pinggang berbungkus selembar tisu warna putih dan dimasukkan dalam kantong plastik warna hitam,” ungkapnya.IMG-20170621-WA0002

Tersangka MT diduga melanggar pasal 114 Ayat (1) junto Pasal 112 Ayat (1) sedangkan tersangka UY diduga melanggar pasal 114 ayat (2) junto pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis : Heldy Aprinanda
Editor : Umi Fadilah
Publish : Shamsudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password