Terkait Penangkapan Dua Teroris, Kapolda Jawa Timur : Anggota Lebih Waspada

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin, menginstruksikan kepada anggotanya untuk lebih waspada menyusul penangkapan dua terduga teroris di Jawa Timur, Senin (19/6/ 2017). Ditegaskan, pihaknya tak ingin kasus penambakan polisi oleh teroris di Tuban terulang.

“Sudah kami instruksikan kepada seluruh Polres jajaran lebih meningkatkan kewaspadaan baik itu bersifat per orangan maupun kesatuannya,” kata Machfud seusai pemimpin apel pasukan operasi Ramadniya Semeru 2017 di halaman Mapolda Jawa Timur, Senin sore (19/6/2017).

Pada 8 April 2017 lalu, enam terduga teroris menembak dua polisi yang berjaga di Pos Lalu Lintas Resor Tuban, rest area hutan Jati Peteng, Jalan Raya Tuban-Semarang, Jawa Timur. Setelah baku tembak selama enam jam, polisi menembak mati keenamnya. Baku tembak itu mengakibatkan dua polisi terluka.

Aksi itu merupakan balas dendam karena pemimpin Jamaah Ansharut Daulah Indonesia, Zainal Anshori, ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror sehari sebelumnya di Lamongan. Polisi menyebut Zainal didaulat sebagai pemimpin tertinggi JAD pada 2015 oleh pendiri organisasi —Aman Abdurrahman.

Aman kini mendekam di Nusakambangan karena pidana terorisme. Aman telah mendeklarasikan sumpah setia kepada kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS. Machfud menegaskan bahwa dua terduga teroris yang ditangkap Densus di Jawa Timur juga merupakan jaringan JAD.

Sebelumnya Densus menangkap dua terduga teroris jaringan Abu Jandal di Malang dan Surabaya, Senin, 19 Juni 2017. Mereka adalah Sahrul Munif dan Agus Tri Mulyono alias Pak Gun. Sahrul ditangkap di Malang pada Senin pagi, sedangkan Agus diamankan di Tanah Merah, Surabaya, Senin siang.

Sahrul diketahui pernah berangkat ke Suriah bersama Abu Jandal dengan ISIS. Adapun Agus diketahui ikut deklarasi ISIS bersama Zainal Anshori. Penangkapan keduanya berdasarkan rekaman komunikasi antara Febri Rahman, terpida terorisme yang saat ini mendekam di Lapas Malang.

Penulis : Andri

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Andri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password