MABUK DICEKOKI MIRAS, “MAWAR” DISETUBUHI PACARNYA

Pada hari sabtu tanggal (10/062017)   sekira pukul 21.30 wib pelaku inisial (A D),umur 18 tahun ,buruh harian alamat semabung lama Pangkal pinang mengajak korban inisial (S I L) sebut saja “mawar”,umur 17 tahun,pelajar,alamat desa Terak Kec Simpang katis yang disetubuhinya saat mabuk setelah dicekoki miras jenis arak oleh pelaku.

 

kronologis kejadian sekira pukul 21.30 wib pelaku inisial (A D),yang tinggal di semabung lama Pangkal pinang mengajak korban inisial “mawar” ,umur 17 tahun gadis desa Terak Kec Simpang katis bertemu dengan pelaku di Desa pasir garam, lalu pelaku menyuruh temannya untuk menjemput korban, kemudian korban dibawa temannya untuk menemui pelaku yang pada saat itu pelaku sedang nongkrong bersama dengan teman-temannya sambil minum arak, lalu pelaku menyuruh dan memaksa korban untuk meminum arak tersebut, selanjutnya korban merasa pusing dan  mabuk pelaku mengajak korban memisahkan diri dari teman-temannya dan kemudian sekira pukul 01.00 wib pelaku menyetubuhi korban di Bukit desa Pasir Garam Kec Simpang katis.

Kejadian dilaporkan hari Senin tgl 19 juni 2017 oleh pelapor an Andi nurul Hakim (23 th) Pekerjaan polri, Alamat Desa Terak kec. Simpang katis kab. Bangka tengah dengan sangkaan Tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur sebagai mana dimaksud dalam pasal 81 UU RI NO 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI NI. 23 Tahun 2002 tentang perlindungananak dan laporan terserbut telah diterima oleh polsek simpang katis sebagaimana dituangkan dalam Laporan Polisi Nomor : LP / B – 178 / VI / 2017 / Babel / Res Bateng / Sek Katis, tgl 19 Juni 2017 tak lama kemudian pelaku berhasil diamankan pihak Kepolisian Sektor Simpang katis saat ini di amankan di Polsek Simpang katis untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

kapolsek simpang katis Akp. Iskandar saat ditemui di rungaannya telah memenarkan kejadian itu, “sangat disayangkan perbuatan yang tidak terpuji ini terjadi di wilayah kami, banyak faktor yang memperngaruhinya salah satunya ialah kurangnya pengawasan dari orang tua, setelah ini kami akan meningkatkan patroli di wilayah rawan anak muda nongkrong apalgi sambil minum miras”, pungkas iskandar.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password