3 Guru Silat Terancam 20 Tahun Penjara

13 19

Tribratanews.polri.go.id – Polres Kediri Kota. Penyidik Polres Kediri Kota menjerat tiga guru silat yang menyebabkan Viko Sandi Pratama, 15, muridnya, meninggal dengan UU Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Mereka terancam hukuman maksimal hingga 20 tahun penjara.

Para tersangka itu adalah Khoirudin, 27, dan Moh. Ageng Hartono, 28, keduanya warga Desa Sendang, Kecamatan Banyakan. Selain mereka, ada seorang lagi bernama Mas Agus Hasanuddin Pakeh, 28, warga Dusun Ringinrejo, Desa/Kecamatan Grogol.

Hingga kemarin, ketiga pelatih silat d ini masih ditahan di mapolresta. Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, Khoirudin, Ageng, dan Pakeh dijerat pasal 80 ayat 1 dan ayat 3 UU RI Nomor 35/2014. “Kasus ini masih terus kami dalami,” tegas Anwar.

Berdasar pasal 80 ayat 1 UU Perlindungan Anak itu, setiap orang yang melakukan kekerasan terhadap anak diancam pidana penjara paling lama 15 tahun. Selain itu, juga dikenakan denda maksimal hingga Rp 5 miliar.

Sementara pasal 80 ayat 3 menyebut, jika pelakunya orang tua, wali, orang-orang yang punya hubungan keluarga, pengasuh anak, pendidik, tenaga kependidikan, aparat yang menangani perlindungan anak, atau dilakukan oleh lebih dari satu orang bersama-sama, pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana pada ayat 1. Dengan begitu, ketiga tersangka tersebut bisa terancam hukuman 20 tahun penjara.

Anwar membenarkan tingginya ancaman hukuman itu. Namun nanti yang akan mengajukan tuntutan ke pengadilan adalah kejaksaan. Sampai kemarin, pihaknya masih mendalami pemeriksaan kasus ini.

Menurut Anwar, sebelum meninggal Viko sempat mendapat pukulan dan tendangan dari tiga guru silatnya. Karena itulah, penyidik satreskrim kini sedang konsentrasi mengungkap motif pemukulan remaja asal Dusun Nglaban, Desa Maron, Kecamatan Banyakan yang berujung maut itu.

Ketika memberikan keterangan pada polisi, ketiga tersangka mengaku, saat latihan bela diri memang terjadi pemukulan dengan tangan kosong dan tendangan ke tubuh Viko. Saat itu latihan Rabu malam (4/1) yang dimulai sekitar pukul 18.00. Tempatnya di halaman rumah Khoirudin di Desa Sendang.

“Masing-masing tersangka memukul korban dengan tangan kosong dua kali dan tendangan satu kali. Dilakukan bergantian,” terang Anwar.

Walaupun begitu, Khoirudin, Ageng, dan Pakeh mengaku, pukulan dan tendangan ke badan siswa SMPN 2 Grogol tersebut merupakan bagian dari latihan. Biasa diterapkan di aliran perguruan mereka. Sehingga mereka menganggap hal yang wajar. Tidak ada kesengajaan membunuh Viko.

Namun, akibat pukulan yang mengarah ke dada dan perut hingga ulu hati itu justru membuat Viko mengalami sesak napas. Rabu malam itupun dia tidak dapat melanjutkan latihan. Pelatihnya membawa ke RS Muhammadiyah Kota Kediri.

“Nahas saat dibawa ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong lagi,” ungkap polisi berpangkat balok tiga di pundak ini.

Anwar menambahkan, latihan fisik menahan pukulan dan tendangan itu juga dialami tiga murid lain. Mereka teman sebaya Viko. Yaitu, Ika Ervina Nur Anisa, Wisnu Permana putra, dan Mohamad Adrian Devantara juga mengalami perlakuan sama.

Makanya, mereka yang merasa cedera juga sempat diperiksa di rumah sakit. “Ketiga murid lainnya selamat. Mereka diperiksa kesehatannya,” terang polisi asal Kecamatan Badas ini.

Dalam latihan itu, empat murid silat ini tak hanya dilatih tiga guru yang menjadi tersangka. Namun ada tiga guru lain, yaitu, Tri Prio Susanto, Arjun Rian Affandi, dan Rizal Baharudin. Namun, hingga kemarin polisi belum menemukan keterkaitan ketiganya dalam insiden ini.

Seperti diberitakan, insiden latihan silat itu terjadi Rabu malam (4/1). Viko berangkat dari rumah sekitar pukul 18.00. Dia bergabung latihan di rumah Khoirudin. Di sana, setelah pemanasan murid berlatih menangkis pukulan dan tendangan.

Saat itulah, diduga pukulan dan tendangan Khoirudin, Ageng, dan Pakeh mengenai tubuh Viko secara bergantian. Akibatnya, siswa SMP kelas IX itu tak berdaya. Dia sesak napas lalu dibawa ke RS Muhammadiyah Kediri. Sayang, sekitar pukul 22.00 Viko mengembuskan napas terakhir

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password