Truk Bermuatan Pasir Seruduk 5 Motor Parkir, Polsek Barebbo Sibuk Urai Kemacetan

Tribratanews.polri.go.id – Bone Sulsel, sebuah truk bermuatan pasir terjun ke sawah setelah seruduk 5 sepeda motor yang parkir di jalan poros Bone-Sinjai, tepatnya di tugu batas kota Desa Corowali, Kelurahan Apala, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulsel, Sabtu (17/6/17) pagi.

Satu dari lima pemilik motor tersebut yang sementara duduk di atas motornya mengalami luka serius di kepala setelah terlempar ke sawah saat kecelakaan. Dari informasi yang dihimpun di TKP korban tersebut diketahui berinisial RS (14) dan langsung di rujuk ke rumah sakit M. Yasin Watampone untuk mendapat penanganan medis. Selebihnya mengalami luka ringan.

“Korban langsung dirujuk ke rumah sakit M. Yasin akibat luja dibagian kepala yang cukup serius,” ucap Kapolsek Barebbo Akp Musliadi.

Kecelakaan truk berwarna kuning yang dikemudikan oleh AS (24) warga Lerang, Desa Abbumpungeng, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone itu mengakibatkan kemacetan di sekitar lokasi, terlihat anggota Polantas Polres Bone dibantu Polsek Barebbo sibuk urai kemacetan.

AS dan Truk yang telah di evakuasi kemudian di bawa ke Polres Bone untuk menjalani pemeriksan Satuan Lalu Lintas Polres Bone.

“Supir truk itu diduga tertidur hingga menyebabkan mobil keluar jalur dan menabrak motor di lokasi,” lanjut Kapolsek.

“Selanjutnya supir bersama truknya kami serahkan dan dibawa oleh Sat Lantas untuk di amankan,” tutup Kapolsek.

Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu pembunuh terbesar di jalan raya. Sebanyak 67 persen korban kecelakaan lalu lintas berada pada usia produktif, yakni antara usia 22-50 tahun.

Sebagaimana diketahui, masyarakat modern menempatkan transportasi sebagai kebutuhan turunan, akibat aktivitas ekonomi, sosial dan sebagainya. Bahkan dalam kerangka ekonomi makro, transportasi menjadi tulang punggung perekonomian, baik di tingkat nasional, regional dan lokal. Oleh karena itu, kecelakaan dalam dunia transportasi memiliki dampak signifikan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Di Indonesia, jumlah kendaraan bermotor yang meningkat setiap tahunnya dan kelalaian manusia, menjadi faktor utama terjadinya peningkatan kecelakaan lalu lintas. Selain korban kecelakaan lalu lintas lebih didominasi oleh usia muda dan produktif, sebagian besar kasus kecelakaan itu terjadi pada masyarakat miskin sebagai pengguna sepeda motor, dan transportasi umum.

Data yang berbeda dari Kementerian Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) menyebutkan, kecelakaan pengendara sepeda motor mencapai 120.226 kali atau 72% dari seluruh kecelakaan lalu lintas dalam setahun. Dengan korban yang demikian, dampak sosial kecelakaan lalu lintas adalah akan menciptakan manusia miskin baru di Indonesia, terutama terjadi pada keluarga yang ditinggal suami dan atau orang yang sebelumnya menjadi penopang hidup keluarga.

Secara umum kecelakaan lalu lintas yang terjadi disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kelalaian manusia, kondisi jalan, kelaikan kendaraan dan belum optimalnya penegakan hukum lalu lintas. Berdasarkan data Transportasi Indonesia, terdapat empat faktor penyebab kecelakaan, yakni kondisi sarana dan prasarana transportasi, faktor manusia dan alam.

Namun demikian, di antara keempat faktor tersebut, kelalaian manusia menjadi faktor utama penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran berlalu lintas yang baik bagi masyarakat, terutama kalangan usia produktif.

Penulis : Qadri

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password