Pengungkapan Kasus Sabu 5,1 Kilo oleh Polres Tolitoli Jadi Prestasi Terbesar di Indonesia Timur

Tribratanews.polri.go.id – Polres Tolitoli, Pengungkapan narkoba 5,1 Kilogram oleh Polres Tolitoli rupanya menjadi pengungkapan terbesar di wilayah Indonesia Timur.

Kapolres Tolitoli, AKBP Iqbal Alqudusy menyebut, pengungkapan ini bahkan mengalahkan prestasi yang pernah dilakukan Polres Palu dan Polda Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.

” Kalau di Indonesia Timur ini yang terbesar. Kemarin ada yang Palu 4,5 kilogram. Karena di sana daerah konsumen juga. Kalau gak salah 19 Januari kemarin ada penangakapan Polda Sulteng 4,5 kilogram yang penyebarnya anggotanya Polsek Palu Barat. Gak tahunya ini yang terbesar sekarang,” kata Iqbal kepada wartawan, Sabtu (17/6/2017).

Menurut Iqbal, prestasi yang ditorehkan ini merupakan kerja sama matang yang dilakukan anak buahnya.

“Kami pantau terus pergerakan para bandar narkoba ini. Jangan sampai mereka bisa leluasa mengedarkan narkoba,” tutur dia.

Namun, dibalik keberhasilan ini, dia sendiri menyayangkan kalau wilayahnya masih dijadikan sarang penyeludupan para bandar yang ingin mengedarkan narkoba di wilayah Sulawesi.

“Yang terpantau kan pelabuhan Dede. Kami coba untuk memantau semua pergerakan di wilayah pelabuhan tikus, untuk mengambat ruang gerak mereka,” tutup Iqbal.

‎Sebelumnya, polisi menciduk dua orang orang pria YA (33) dan S (21) yang membawa narkoba seberat 5,1 kilogram di Pelabuhan Dede Tolitoli, Jumat, (16/6) pukul03.50 WITA.

Narkoba ini dibawa ABK kapal perintis KM Sumber Cahaya 88 yang berangkat dari Tarakan pada tanggal 15 Juni lalu.

Ketika KM Sumber Cahaya 88 bersandar di dermaga pelabuhan Dede, maka tim gabungan Polres Tolitoli dan didukung oleh Polda Sulteng, langsung melakukan penyelidikan terhadap seseorang yang diduga kuat akan menjemput Narkotika jenis Shabu tersebut.

Ternyata, terlihat YA yang saat itu membawa tas jinjing berisi 5,1 kilogram shabu itu langsung diamankan oleh polisi.

Kepada polisi, YA mengaku narkoba yang dia bawa berasal dari S (21) seorang ABK KM Sumber Cahaya 88 yang pada saat itu masih bersandar di pelabuhan Dede Tolitoli.

Polisi langsung melakukan pengembangan hingga akhirnya menangkap pria berinisial S yang rencananya akan mengambil barang haram itu.

Barang bukti yang disita berupa 5,1 kilogram narkotika jenis sabu, tiga buah ponsel merek Iphone, Nokia, dan Vivo, serta uang tunai Rp 1.055.000.

Sumber : kriminalitas.com
Editor : Umi Fadilah
Publish : Hernawan Saputra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password