Ratusan Satwa Liar Yang Dilindungi Tanpa Dokumen Diamankan Polisi dari KM. Dobonsolo

Tribratanews.polri.go.id-Polres Pelabuhan Tanjung Priok|

Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil menggagalkan peredaran Ratusan satwa liar jenis Reptil tanpa dokumen yang diangkut menggunakan KM. Dobonsolo dari Papua di Terminal Penumpang Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (16/6/2017) malam.

IMG-20170617-WA0354

Polisi memperketat Pemeriksaan kedatangan Kapal yang membawa penumpang turun 185 jiwa dan 3 unit kendaraan. Operasi Cipta Kondisi dilakukan oleh petugas gabungan dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama Stakeholder pelabuhan sebanyak 17 personel pimpinan Perwira Pengawas Iptu C.Hendro Prayitno didampingi Kapolsubsektor Pelni Ipda Sudirman.

IMG-20170617-WA0352

Pada pukul 22.00 wib Salah satu penumpang berinisial IK, 27 thn, pada saat barang bawaanya dimasukkan kedalam mesin X Ray kedapatan membawa 2 kardus berisi satwa liar yang berisi 279 ekor jenis Reptil antara lain Ular, Biawak dan Kadal.

Spesies ular berbagai jenis antara lain ;
– Green Tree Python Condro = 20 ekor
– Mono Pohon = 96 ekor
– Python Patola = 5 ekor
– Python Gol Albert = 4 ekor
– Mono Tanah / Aspera : 89 ekor
– Pensil = 11 ekor
– Eagle / Derik = 9 ekor

Untuk Spesies Biawak Papua/Varanus Jobiensis sebanyak 2 ekor,

Sedangkan Spesies Kadal berbagai jenis sebanyak 44 ekor antara lain :
– Kadal Panama = 9 ekor
– dan Kadal Duri = 33 ekor.
-Kadal Hijau = 1 ekor

Saat dilakukan pemeriksaan satwa-satwa liar jenis reptil tersebut tidak dilengkapi dokumen dan menurut pengakuan IK, rencana tersebut akan dibawa ke seseorang berinisial R didaerah Jakarta Selatan untuk kegiatan komunitas Reptil, Polisi langsung membawa pemilik satwa tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk dilakukan pemeriksaan dengan berkoordinasi dwngan pihak Karantina dan Balai Konsevasi Sumber Daya Alam Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Roberthus Yohanes De Deo, SIK, SH,MM,CFE menjelaskan bahwa setiap ada kedatangan maupun keberangkatan kapal melakukan operasi cipta kondisi untuk mengamankan Tempat, Barang dan Orang.

Apalagi saat ini menjelang Hari Raya Idul Fitri Terminal Penumpang Pelni akan dipadati kegiatan arus mudik sehingga perlu adanya pengamanan ekstra yang melibatkan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Stakeholder Pelabuhan.

Petugas dilapangan mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat dengan mengedapankan Senyum Sapa Salam kepada para penumpang kapal, memberikan bantuan tenaga kepada penumpang yang berusia lanjut, serta membantu kaum difabilitas yang membutuhkan bantuan Polri.

Terhadap pemeriksaan orang dan barang kami perketat dengan pengawasan mesin X-Ray untuk mendeteksi barang terlarang masuk atau keluar Pelabuhan,

Saat Operasi Cipta Kondisi kedatangan KM. Dobonsolo dari Surabaya kami berhasil menggagalkan seseorang yang membawa satwa liar berupa ular phyton dan biawak tanpa dilengkapi dokumen,

Atas temuan ini petugas masih melakukan pemeriksaan asal usul satwa tersebut serta akan dikemanakan satwa tersebut, kami berkoordinasi dengan pihak Karantina dan Balai Konservasi Sumber daya Alam dan hayati Pelabuhan Tanjung Priok untuk penangannya,

Terhadap pelanggar yang menguasai hewan-hewan yang terdaftar sebagai satwa dilindungi oleh peraturan dalam Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Menurut undang-undang ini pelaku perdagangan satwa dilindungi bisa dikenakan hukuman pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 100 juta. (Daftar hewan yang dilindungi di Indonesia baca: Lampiran PP No. 7 Tahun 1999),

Selain mengamankan satwa liar jenis Ular Phyton dan biawak Petugas Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga mengamankan 6 botol minuman jenis Sofi yang dikemas kedalam botol aqua ukuran 600 liter yang dimasukan kedalam kardus aqua yang dicampur dengan sembako dan 2 bilah golok dari 2 orang penumpang selanjutnya dilakukan pendataan dan diamankan petugas.

Sedangkan kepada pemilik minuman jenis sofi dan golok kami lakukan pendataan dan pengarahan karena barang-barang tersebut dilarang masuk ke dalam kapal, ucap AKBP Roberthus Yohanes De Deo.

Penulis : Trisno

Editor : Umi Fadilah

Publish : Trisno

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password