Pantau Stabilitas Harga, Kapolsek Ajangale Sambangi Pasar Tradisional

Tribratanews.polri.go.id – Bone Sulsel, Dipagi hari, ketika banyak pengunjung melakukan ritual belanja untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Tak sedikit pasar tradisional khususnya di wilayah hukum Polres Bone yang mengakibatkan kemacetan.

Menyikapi hal itu, harus ada kepedulian dari instansi terkait. Seperti halnya yang dilakukan oleh Kapolsek Ajangale Akp Gani bersama anggotanya patut diapresiasi. Dengan kesadarannya sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat rela berdiri mengatur dan mengurai kemacetan di sekitar pasar tradisional Tanrung, Desa Lebbae, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Kamis (15/6/17).

“Kami sengaja sambangi pasar Tanrung yang berpotensi kemacetan, guna kelancaran aktifitas masyarakat khususnya pengunjung pasar,” kata Gani.

Tak hanya mengatur lalu lintas, dihari ke 20 ramadhan 1438 Hijriah, anggota Polsek Ajangale ini juga melakukan pantauan  harga sembako dan kebutuhan sehari hari menjelang idul fitri.

Dalam pantauan Kapolsek Ajangale Akp Gani siap untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga di Kabupaten Bone khususnya di Kecamatan Ajangale selama Ramadhan dan Idhul Fitri 1438 Hijriyah.

Hal senada telah dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian beberapa waktu lalu, saat itu di Pusdalsis Mabes Polri, Kapolri memimpin jalannya rapat pembahasan terkait antisipasi melonjaknya harga sembako jelang bulan Ramadhan 1438 H tahun 2017 yang dihadiri oleh Mendagri, Mentan, Menteri perdagangan (dari polda Jateng), dirut bulog, Ketua KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha), PJU mabes polri, Kementan Kemendagri, Gubernur Jateng (polda jateng), Gubernur Sumut (polda Sumut) dan para Kapolda seluruh Indonesia.

Dalam Sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D menekankan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idhul Fitri 2017 pelaku pasar tidak bermain-main dengan harga sembako.

“Pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari permintaan Presiden untuk menjaga stabilitas harga sembako menjelang ramadhan dan lebaran,” tegasnya.

“Jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, maka sudah dapat dikatakan sebagai pelanggaran hukum atau perbuatan pidana, dan kami akan melakukan langkah-langkah penegakan hukum,” tambah Kapolri.

Dirut Bulog juga menyampaikan bahwa persediaan bahan makanan pokok sudah disiapkan stok yang cukup.

Menteri Pertanian juga menjelaskan bahwa kesediaan sembako dan produksi dari para petani siap mensuplai, stok beras lebih dari cukup maka tidak ada alasan harga naik dan apresiasi terhadap Polri yg telah bekerja keras menindak para kartel untuk mengatasi harga beberapa pangan yang melonjak tinggi seperti cabe serta menindak kartel pupuk.

Pengawasan rantai distribusi dan persaingan para pemain usaha dibidang pangan pokok terutama dari kartel – kartel yang sering memainkan harga dengan cara penimbunan siap dilakukan Ketua KPPU dengan meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan satgas pangan yang ada di Polri.

Menteri Perdagangan menekankan lagi bahwa ketersediaan Sembako siap memenuhi permintaan pasar menjelang puasa dan lebaran, tinggal bagaimana kita menjaga agar harga tetap stabil, yaitu dengan cara memangkas alur di tingkat middle man (distributor) sehingga alur bahan pangan dari produsen ke konsumen tidak terlalu banyak dan berbelit yang mengakibatkan harga semakin tinggi.

Kemendag juga siap melaksanakan operasi pasar untuk mengimbangi harga bahan pangan adapun masalah yang akan dihadapi yaitu adanya para spekulan yang memanfaatkan momentum bulan ramadhan.

Penulis : Harmeno

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password