Ribut Antar Pemuda, Polisi Lakukan Mediasi dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan Tokoh Agama

Tribratanews.polri.go.id – Polres Bungo, Selasa tanggal 13 Juni 2017 sekira pukul 22.00 wib telah belangsung kegiatan rapat mediasi (Pertemuan) antara ninik mamak Dusun Sirih Sekapur degan Ninik mamak Dusun Pulau Jelmu terkait kejadian pengeroyokan yang dilakukan oleh pemuda Dusun Sirih sekapur terhadap Pemuda Dsn Pulau Jelmu, bertempat di rumah Saudara ADIS (korban) di Dusun Pulau Jelmu Kec. Jujuhan.

Hadir dalam rapat mediasi tersebut Kapolsek Jujuhan Iptu David R. Yudhistira, S.IK, Camat Jujuhan, KBO Sat Intelkam, Ketua Lembaga Adat Kec.Jujuhan, Rio Sirih Sekapur beserta pemangku adat dusun, Rio Pulau Jelmu beserta pemangku adat dusun, Ninik mamak Dusun Sirih Sekapur, Ninik Mamak Dusun Pulau Jelmu, Toga, Todat serta Toga dari kedua dusun.
Berdasarkan hukum adat yang berlaku di Kec. Jujuhan, Dusun Sirih Sekapur dikenakan sanksi berupa 1 (satu ) ekor kambing, Seasam segaram dan selemak semanis. Pihak Dusun Sirih Sekapur menjamin dan menanggung segala biaya pengobatan korban ADIS sampai sembuh. Kedua belah pihak yang bertikai (Melalui perwakilan korban dan pelaku) sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. Pihak korban ADIS bersedia untuk mencabut Laporan Polisi yang telah dibuat.

Kapolres Bungo AKBP Budiman Bostang Panjaitan, SH, S.IK, MH melalui Kapolsek Jujuhan Iptu david R Yudhistira, S.IK mengatakan Denda adat yang di jatuhkan kepada Pihak dusun Sirih Sekapur akan dibayarkan paling lambat selama 3 x 7 hari ( 21 hari / 3 minggu) terhitung tanggal perundingan yang dilaksanakan hari ini Selasa 13 Juni 2017. Untuk tempat pelaksanaan pembayaran denda adat akan ditentukan kemudian.

“Direncanakan korban akan mencabut laporan polisi besok Rabu 14 Juni 2017”, ujar Kapolsek.

Penulis : Satria Amandito

Editor : Umi Fadilah

Publish : Satria Amandito

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password