Jelang Idul Fitri 1438 H, Polda Gorontalo Laksanakan Rakor Lintas Sektoral Ops Kepolisian Terpusat Ramadniya Otanaha 2017

Tribratanews.polri.go.id – Polda Gorontalo, Bertempat di Aula Titinepo Polda Gorontalo, berlangsung Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Ops kepolisian terpusat “Ramadniya Otanaha 2017”, Rabu (14/6).

Rapat Koordinasi ini mengambil tema “Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan  Nyaman  Pada Perayaan Idul Fitri 1438 H”.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Gorontalo Kombes Pol Drs. Hariono didampingi Karo Ops Polda Gorontalo Kombes Pol Syamsu Riyani Darussalam, S.Sos, diikuti oleh Pejabat Utama Polda Gorontalo, Para Kapolres, Kepala Kesbangpol Prov. Gorontalo, Kepala Dinas Perhubungan Prov. Gorontalo, Kepala Dinas Sosial, Kasatpol PP, Kakanwil Kemenag, Kepala Bandara, Kepala Depo Pertamina, Kepala PLN, Kepala Jasa Raharja, Kepala BPBD, Ka BNP Brigjen Pol Drs. Subroto, Ka Binda, Perwakila Dandim 1304 Gorontalo.

Dalam sambutannya Wakapolda Kombes Pol Drs. Hariono mewakili Kapolda menyampaikan bahwa  Operasi Ramadniya yang akan dilaksanakan bukan operasi milik Polisi semata akan tetapi merupakan operasi kemanusiaan sehingga semua instansi ikut terlibat, dan Polri yang dikedepankan.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat selama bulan ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri. Dari hasil anev gangguan kamtibmas Ops Rahmadniya 2016 secara umum masih relatif rendah akan tetapi hal tersebut tidak membuat Polda Gorontalo menjadi underestimate, justru Kapolda telah memerintahkan jajarannya untuk memperketat pengamanannya guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Wakapolda juga menyampaikan bahwa saat ini Gorontalo sering dilanda hujan agar kondisi ini bisa diantisipasi apabila nanti berdampak terjadinya bencana alam dan  meminta agar semua instansi terkait yang terlibat dalam operasi Ramadniya ini bisa maksimal dalam aplikasi di lapangan.

“Hal-hal yang sekiranya akan menghambat birokrasi agar secara dini bisa dibicarakan sehingga saat action dilapangan sudah tidak ada lagi Kendal”, tegas Hariono.

Kemudian Karo Ops Polda Gorontalo Kombes Pol Syamsu Riyani S.Sos dalam paparannya menjelaskan bahwa kegiatan operasi Ramadniya merupakan  operasi terpusat dan sebelum pelaksanaannya,  sudah diawali operasi-operasi kepolisian  lainnya dalam rangka cipta kondisi,  mulai dari ops patuh (9 Mei sd 22 Mei) ops cipkon (26 mei sd 6 juni) kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD 10 s/d 18 juni) dan selanjutnya yang akan dilaksanakan yaitu  ops rahmadniya yang akan dimulai tanggal 19 juni s/d 4 juli 2017 dan untuk pelaksanaan gelar pasukan sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2017,terang Syamsu.

Selanjutnya Syamsu menambahkan bahwa kuat personel Polri yang akan dilibatkan sebanyak 932 personil terdiri dari  192 personel Polda dan  740 personel dari Polres jajaran. Kekuatan tersebut nantinya ditambah  dari instansi TNI 93 personil,  Dishub 136 personil, Diskes 45 personil, Damkar 22 anggota, pol PP 135 anggota, pramuka 15 orang, Linmas 36 Orang, JR 2 orang, Orari 4 orang, PMI 4 orang, tambah Syamsu.

Kabid Humas Akbp Wahyu Tri Cahyono, SIK terkait kegiatan rakor menjelaskan, ” Hari ini Polda Gorontalo menyelenggarakan rapat koordinasi dengan lintas sektoral dalam rangka mempersiapkan diri guna menghadapi berbagai kemungkinan yang akan terjadi  menjelang hari raya hingga lebaran ketupat nanti. “Berbagai persoalan yang dihadapi pada pelaksanaan Operasi Ramadniya 2016 di evaluasi sehingga persoalan-persoalan tersebut diharapkan tidak muncul kembali khususnya masalah cara bertindak antar instansi yang harus sepaham saat menghadapi suatu kejadian”, jelas Wahyu.

 “Tadi juga disampaikan tentang antisipasi dampak cuaca yang saat ini terjadi di Gorontalo dimana curah hujan cukup tinggi, hal ini bisa berdampak terhadap terjadinya bencana alam, agar sudah disiapkan segala sesuatunya,” terang Wahyu.

Kesimpulan dari kegiatan rakor tadi bahwa Polda Gorontalo didukung instasi terkait dan mitra masyarakat siap melaksanakan Operasi Ramadniya Otanaha 2017 guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Gorontalo yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengamanan dilingkungan masing-masing, apabila akan meninggalkan rumah agar dipastikan pintu rumah dalam keadaan terkunci atau dititipkan pengamanannya kepada tetangga atau bisa sampaikan ke anggota Bhabinkamtibmas yang ada di desa tersebut.

“Selanjutnya saat akan mudik, bagi yang menggunakan kendaraan pribadi agar ingat 5 S yaitu Siap diri, Siap surat-surat, Siap Kendaraan, Siap di Perjalanan dan Senantiasa Berdoa dan bagi yang menggunakan kendaraan umum agar pilih sarana transportasi umum yang memadai dan layak dilihat dari segi keamanan dan keselamatan, hindari penggunaan barang bawaan yang berlebih terutama perhiasan agar tidak menjadi sasaran kejahatan, apabila di perjalanan ada seseorang yang tidak dikenal dan menawarkan suatu minuman dan sebagainya agar tidak mudah menerimanya”, himbau Wahyu.

1

Penulis         : Wahyu Tri Cahyono

Editor           : Umi Fadilah

Publish         : Fandi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password