Gelapkan Mobil Sewaan, Wanita Cantik Ini Ditangkap Polisi Saat Sedang Pesta Narkoba

Tribratanews.polri.go.id – Makassar Sulsel, Polisi menangkap seorang wanita cantik berinisial RDA alias Ririn (30) warga jalan Cedrawasih Makassar, pelaku penggelapan mobil di Makassar. Ririn menggelapkan mobil dengan modus menyewanya.

Panit 2 Reskrim Polsek Ujung Pandang IPDA Mulya Widada menjelaskan pelaku Ririn menyewa mobil korban untuk jangka waktu dua hari dengan biaya sewa Rp 200.000,/hari akan tetapi pada saat jatuh tempo Ririn tidak mengembalikan mobil tersebut.

“Pada saat korban menelfon Ririn, dia berjanji akan mengembalikan mobil tersebut”, ucap Mulya.

Mulya menambahkan saat mobil sewaan itu ditagih pemiliknya, pelaku mengaku mobil tersebut dibawa kabur oleh temannya.

Pelaku ditangkap Unit Khusus Polsek Ujung Pandang di sebuah hotel di Jalan Bawakaraeng Makassar dengan nomor kamar 310, Selasa (13/6/17).

Saat polisi masuk kekamar hotel, Ririn sedang bersama dua orang temannya lelaki AA (23) dan perempuan SW (19) serta anaknya AN (13), disana petugas menemukan sabu-sabu beserta alat isap dan timbangan elektrik. Diduga kuat bahwa Ririn dan teman-temannya baru saja menggunakan sabu.

Selanjutnya Ririn beserta teman-temannya diamankan di Polsek Ujung Pandang untuk keterangan lebih lanjut.

Saat di interogasi, Ririn menjelaskan bahwa mobil Datsun warna abu-abu yang di sewa, dia berikan kepda temannya yang keberadaannya sudah tidak diketahui.

Ririn juga mengakui telah menggunakan sabu bersama temannya lk AA pada hari Kamis lalu dan timbangan elektrik tersebut dia dapatkan dari temannya FD.

Saat ini Ririn ditahan di Mako Polsek Ujung Pandang untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Penggelapan diatur dalam pasal 372 KUHP. Yang termasuk penggelapan adalah perbuatan mengambil barang milik orang lain sebagian atau seluruhnya) di mana penguasaan atas barang itu sudah ada pada pelaku, tapi penguasaan itu terjadi secara sah.

Misalnya, penguasaan suatu barang oleh pelaku terjadi karena pemiliknya menitipkan barang tersebut. Atau penguasaan barang oleh pelaku terjadi karena tugas atau jabatannya, misalnya petugas penitipan barang. Tujuan dari penggelapan adalah memiliki barang atau uang yang ada dalam penguasannya yang mana barang/ uang tersebut pada dasarnya adalah milik orang lain.

Pelaku tindak pidana penggelapan diancam hukuman penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.

Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggelapan adalah :

  1. Mentalitas pegawai merupakan salah satu faktor yang menimbulkan terjadinya tindak pidana penggelapan.

Pegawai yang tidak kuat mentalnya maka akan mudah terpengaruh untuk melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan harkat dan martabat pegawai sebagai petugas. Sebaliknya pegawai yang bermental kuat tidak dapat dipengaruhi oleh adanya kesempatan atau peluang melakukan penggelapan. Pegawai yang mendasarkan diri pada pengabdian menganggap bahwa jabatan adalah amanah sehingga tidak akan melakukan penggelapan walaupun ada kesempatan.

  1. Faktor pemenuhan kebutuhan hidup yaitu adanya tekanan keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup dan karena pengaruh gaya hidup yang konsumtif bisa mendorong seseorang untuk melakukan pengeluaran anggaran yang melebihi batas kemampuannya.
  2. Adanya niat dan kesempatan.

Niat dan kesempatan merupakan faktor pendorong timbulnya tindak pidana penggelapan. Betapapun besarnya niat jika tidak ada kesempatan, penggelapan tidak dapat dilakukan, dan sebaliknya jika tidak ada niat melakukan penggelapan dikarenakan mentalitas yang baik namun ada kesempatan maka penggelapan tidak dapat dilakukan.

  1. Sifat tamak dari manusia, dimana kemungkinan orang melakukan tindak pidana penggelapan bukan karena orang tersebut miskin atau penghasilannya tidak cukup. Kemungkinan orang yang kaya akan tetapi masih punya keinginan untuk memperkaya diri sendiri. Unsur penyebab tindak pidana pengelapan seperti itu datang dari dirinya sendiri.

Penulis : Rosdiana

Editor : Umi Fadilah

Admin Polri56599 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password