Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Idul Fitri, Polsek Baebunta Sidak Pasar Salulemo

Tribratanews.polri.go.id – Lutra Sulsel, Hari Raya Idul Fitri 1438H semakin dekat. Untuk mengantisipasi melonjaknya harga komoditi di pasar tradisional yang biasa terjadi menjelang hari Raya Idul Fitri, Polsek Baebunta melaksanakan sidak ke pasar Tradisional, Selasa (13/6/17).

Dipimpin oleh P.S Kanit Reskrim Polsek Baebunta Bripka Muh. Yusuf  M, SH melaksanakan patroli ke Pasar Salulemo untuk mengecek harga sembako dan memberikan himbauan kamtibmas.

Dalam himbauannya Bripka Muh. Yusuf  menyampaikan agar pedagang tidak menaikkan harga sesuka hati. Sehingga, harga sembako bisa terkendali sampai hari Raya Idul Fitri.

“Kami mengharapkan agar harga tidak dinaikkan sesuka hati. Tetap terkontrol seperti yang diharapkan pemerintah”. Terang Bripka Yusuf.

Selain itu, petugas juga memberikan himbauan kepada penjaga swalayan agar tetap waspada terhadap orang orang yang mencurigakan. Segera laporkan kepada Polsek bila mengetahui ada orang yang mencurigakan.

“Tetap waspada, laporkan bila terjadi sesuatu,” ucapnya.

Dalam pantauan Bripka Muh. Yusuf, Polsek Baebunta siap untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga di Kabupaten Luwu Utara khususnya di Kecamatan Baebunta selama Ramadhan dan Idhul Fitri 1438 Hijriyah.

Hal senada telah dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian beberapa waktu lalu, saat itu di Pusdalsis Mabes Polri, Kapolri memimpin jalannya rapat pembahasan terkait antisipasi melonjaknya harga sembako jelang bulan Ramadhan 1438 H tahun 2017 yang dihadiri oleh Mendagri, Mentan, Menteri perdagangan (dari polda Jateng), dirut bulog, Ketua KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha), PJU mabes polri, Kementan Kemendagri, Gubernur Jateng (polda jateng), Gubernur Sumut (polda Sumut) dan para Kapolda seluruh Indonesia.

Dalam Sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D menekankan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idhul Fitri 2017 pelaku pasar tidak bermain-main dengan harga sembako.

“Pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari permintaan Presiden untuk menjaga stabilitas harga sembako menjelang ramadhan dan lebaran,” tegasnya.

“Jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, maka sudah dapat dikatakan sebagai pelanggaran hukum atau perbuatan pidana, dan kami akan melakukan langkah-langkah penegakan hukum,” tambah Kapolri

Dirut Bulog juga menyampaikan bahwa persediaan bahan makanan pokok sudah disiapkan stok yang cukup.

Menteri Pertanian juga menjelaskan bahwa kesediaan sembako dan produksi dari para petani siap mensuplai, stok beras lebih dari cukup maka tidak ada alasan harga naik dan apresiasi terhadap Polri yg telah bekerja keras menindak para kartel untuk mengatasi harga beberapa pangan yang melonjak tinggi seperti cabe serta menindak kartel pupuk.

Pengawasan rantai distribusi dan persaingan para pemain usaha dibidang pangan pokok terutama dari kartel – kartel yang sering memainkan harga dengan cara penimbunan siap dilakukan Ketua KPPU dengan meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan satgas pangan yang ada di Polri.

Menteri Perdagangan menekankan lagi bahwa ketersediaan Sembako siap memenuhi permintaan pasar menjelang puasa dan lebaran, tinggal bagaimana kita menjaga agar harga tetap stabil, yaitu dengan cara memangkas alur di tingkat middle man (distributor) sehingga alur bahan pangan dari produsen ke konsumen tidak terlalu banyak dan berbelit yang mengakibatkan harga semakin tinggi.

Kemendag juga siap melaksanakan operasi pasar untuk mengimbangi harga bahan pangan adapun masalah yang akan dihadapi yaitu adanya para spekulan yang memanfaatkan momentum bulan ramadhan.

Penulis : Abu Uwais

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password