Polres Kediri Menggrebek Rumah Produksi Garam Beryodium Tak ber SNI

Tribratanews.polri.go.id – Polres Kediri. SG (49) warga Desa Banyuanyar Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri harus berurusan dengan pihak berwajib karena telah memproduksi garam yang tidak memenuhi SNI, spesifikasi teknis dan atau pedoman tata cara yang diberlakukan secara wajib. Selasa (13/6/2017)

Kapolres Kediri AKBP Sumaryono SH SIK MH mengungkapkan Penggerebekan tempat produksi garam tersebut awalnya dari informasi masyarakat bahwa di Kecamatan Gurah terdapat pembuatan garam tanpa ijin. Berdasarkan informasi tersebut Buser Sat Reskrim Polres Kediri melakukan penyelidikan dan ternyata benar.

Lebih lanjut Kapolres Kediri menjelaskan pelaku ini telah produksi ulang garam yang belum beryodium, dengan cara garam grasak di tumbuk halus selanjutnya diberi yodium dengan cara disemprot setelah tercampur, garam tersebut di kemas dan diedarkan tanpa mendaftarkan terlebih dahulu memiliki atau mendafatarkan ke badan SNI.

PicsArt_06-13-03.58.41Dari hasil penggerebekan tersebut petugas berhasil menyita 1 Ton 820 Kg Garam dengan rincian 80 pak garam halus kemasan kacil @ 20 bungkus, 246 pak garam kasar ukuran kecil @20 bungkus, 220 pak garam kasar ukuran kemasan besar @ 20 bungkus, 1 buah timbangan, 1 galon cairan yodium, 8 buah perekat, 7 sak plastik kemasan, 13 buah serok plastik, 5 sak garam tanpa yodium/grasak.

Untuk mempertanggungawabkan perbuatannya pelaku terancam pasal 120 undang undang nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian.

Penulis : Hendra

Editor : Umi Fadilah

Publish : Hendra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password