Ribuan Liter Miras Jenis Arak Berhasil Disita Polda Kep. Babel

Tribratanews.polri.go.id,_ Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kep. Babel telah melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap produsen dan atau distributor minuman keras (Miras) jenis arak dalam rangka Cipta Kondisi menjelang, pada saat dan pasca Operasi Ramadniya Menumbing 2017.

Dalam rangka Cipta Kondisi tersebut, Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kep. Babel telah melakukan penindakan dengan melakukan penyitaan terhadap ribuan liter miras jenis arak dan bahan baku serta peralatannya dari 2 TKP yang berbeda yaitu di Gang Bina Desa Jeruk Kel. Jeruk Kec. Pangkalan Baru Kab. Bangka Tengah milik Krisnanto als AKONG dan di Jl. Kalimaya RT 02 Kel. Bacang Kec. Bukit Intan Kota Pangkal pinang milik Susanto als ASEN, dan memproses pidana terhadap pemiliknya.

bb

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kep. Babel AKBP Abdul Mun’im didampingi Kabag Wassidik Ditreskrimum AKBP Wahyudi saat Konferensi Pers dihadapan para awak media di Lapangan Penyimpanan Miras Jenis Arak Belakang Unit Jatanras Mapolda Kep. Babel, Selasa (13/6/2017) pukul 10.00 Wib.

Selanjutnya Kabidhumas mengatakan bahwa menjelang, pada saat dan pasca pelaksanaan Operasi Ramadniya Menumbing 2017, Polda Kep. Babel dan Polres Jajaran tetap berkomitmen akan melakukan tindakan tegas terhadap berbagai penyakit masyarakat (Pekat) termasuk miras jenis apapun karena para pelaku pidana kejahatan sebelum melakukan kejahatannya pada umumnya minum miras terlebih dahulu dan pelakunya diproses pidana, bukan tipiring lagi.

Kabag Wassidik mengatakan bahwa barang bukti yang disita dari TKP milik AKONG yaitu 70 (tujuh puluh) jerigen berisi arak, 100 (seratus) ember cat arak setengah jadi, 4 (empat) drum besar yang berisi arak, 6 (enam) ember besar bahan arak, 2 (dua) drum bahan arak, 20 (dua puluh) ember cat yabgbberisikan bahan arak, 5 (lima) buah kuali besar, 14 (empat belas) ember cat kosong, 25 (dua puluh lima) ember kosong dan 10 (sepuluh) jerigen kosong.

Sedangkan barang bukti yang disita dari TKP miliK ASEN yaitu 1 (satu) jerigen ukuran 17 liter yang berisi arak putih, 1 (satu) jerigen ikuran 17 liter yg berisi arak merah, 1 (satu) buah dandang ukuran penyulibgan ukuran besar, 1 (satu) ember plastik ukuran besar warna merah berisikan bahan arak, 3 botol beling berisi arak putih, ungkap Kabag Wassidik.

Selanjutnya Kabag Wassidik mengatakan bahwa Modus Operandi Pelaku yaitu Memproduksi, menjual, menawarkan, menyerahkan atau membagi bagikan barang yang diketahui membahayakan nyawa atau kesehatan orang dan memperdagangkan pangan yang tidak sesuai dengan keamanan pangan atau mutu pangan yang tercantum pada label kemasan pangan dan ataubtidak memiliki ijin peredaran pangan olahan minuman beralkohol jenis arak, dan tersangka dipersangkakan melanggar pasal 204 KUHP yang ancaman pidananya maksimal 12 tahun, subsider pasal 142 UU No 18 tahun 2012 tentang Pangan yang ancamannya maksimal 2 tahun.

Dalam penanganan kasus peredaran miras ini, Penyidik sudah berkoordinasi dengan pihak JPU Kejati Kep. Babel, dan Penyidik juga sduah menirim sampel miras ke BPOM uuntuk diuji lab untul.mengetahui kadar alkoholnya. jika sudah mempetoleh hadil lab, maka penyidik.akan memeriksa ahli dari BPOM, pungkas Kabag Wassidik.

Penulis : MN
Editor : Umi Fadilah
Publish : Rohen

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password