Polda Bali Tangkap Penadah dan Pencuri Puluhan HP

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Polda Bali melaksanakan press release terkait kasus penadahan dan kejahatan dengan kekerasan (Jambret). Press release ini dipimpin oleh Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Bali AKBP Ni Made Ayu Kusumadewi, S.H. didampingi Kasubdit III Direktorat Reskrimum Polda Bali AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K., bertempat di Kantor Direktorat Reskrimum Polda Bali, Senin (12/6).

WhatsApp Image 2017-06-12 at 10.36.28AKBP Ni Made Ayu Kusumadewi, S.H. mengatakan, Polda Bali telah mengamankan laki-laki berinisial MD (33) yang diduga sebagai penadah barang-barang hasil kejahatan. Dari MD, petugas menemukan sebanyak 33 buah hand phone (HP) berbagai merek yang diduga merupakan hasil jambret. HP tersebut dibeli dari seseorang berinisial RS Als. S (38). Menurut pengakuan RS Als. S, ia mendapatkan HP tersebut dari seseorang yang berinisial SH Als L (41). Kemudian petugas melakukan interogasi terhadap SH Als L, didapatkan keterangan bahwa ia mendapatkan HP itu dari MAS Als. AG (16).

Modus yang digunakan adalah, pelaku jalan-jalan ke daerah Kuta dengan tujuan untuk menjambret barang milik tamu bule dengan menggunakan sepeda motor. Dari hasil interogasi, yang bersangkutan mengaku telah melakukan penjambretan sebanyak 5 kali yaitu di Jalan Raya Tuban Kuta Badung, di Jalan Lapangan Kresek Kuta Badung, di Jalan Mataram Kuta Badung dan di Jalan Dekat Pasar Kuta Badung.

Sementara AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K menambahkan, saat ini Polda Bali juga sedang melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) Agung 2017. Operasi ini bertujuan untuk menjaga dan menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Bali agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Terkait kasus ini, perwira melati dua di pundak ini mengatakan, berawal dari informasi yang diperoleh dari laporan yang ada di Polsek. Kemudian anggota Subdit III Direktorat Reskrimum Polda Bali melakukan penyelidikan dan mengamankan empat orang yang diduga merupakan komplotan pelaku kejahatan, yaitu tiga orang diduga sebagai jambret dan satu orang sebagai penadah.

Hasil curian tersebut kemudian dibelikan box baru dan dijual secara online dengan harga sampai dengan 8 jutaan per buah yaitu dengan mengupload spesifik handpohone. Para tersangka mengaku sudah melakukan jambret sejak satu tahun. “Masing-masing orang memiliki peran yang berbeda,” ungkap AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.

Pada kesempatan tersebut, pihak Kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan HP dapat menghubungi Direktorat Reskrimum untuk mengambilnya. Polda Bali akan segera menindak lanjuti kasus ini dengan mencari korban tindak pidana kemudian melakukan penyelidikan lanjutan dengan membuat Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) dan Laporan Polisi (LP) Model A.

Penulis  : Arya

Editor    : Umi Fadilah

Publish  : I Putu Adnyana

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password