Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri: Polda Bali Gelar Rakor Eksternal Ops Ramadniya 2017

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Polda Bali menggelar rapat koordinasi (Rakor) eksternal Operasi Ramadniya 2017, bertempat di Ruang Rupatama Jagratara Polda Bali, Senin (12/6). Rapat tersebut dipimpin Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si.

WhatsApp Image 2017-06-12 at 09.01.19Rapat yang dimulai pukul 09.00 Wita, dihadiri Danlanud Ngurah Rai, Danlanal Benoa, Pejabat Utama Polda Bali, Kodam IX/Udayana, Majelis Utama Desa Pekraman (MUDP), Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Provinsin Bali dan instansi terkait lainnya. Digelarnya Rakor ini dalam rangka kesiapan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah.

Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. dalam sambutannya mengatakan, Polda Bali dan jajaran sudah menyusun rencana pengamanan terkait Hari Raya Idul Fitri dengan sandi Ops Ramadniya Agung 2017. Beberapa kerawanan yang diperkirakan berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas sesuai dengan perkiraan keadaan intelijen yaitu terorisme, curas, sweeping Ormas, kecelakaan mercon, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Kekuatan personel yang dilibatkan dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri sebanyak 4.833 orang, terdiri dari 450 personel Polda Bali, 1.510 orang personel Polres jajaran dan 2.873 orang dari instansi terkait. Jumlah personel yang dilibatkan disusun dalam bentuk Satgas operasional. Untuk Satgas Polda Bali disusun menjadi empat Satgas yaitu Satgas Turbinjali, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Lidik Sidik dan Satgas Banops.

“Polda Bali juga sudah melaksanakan beberapa kegiatan kepolisian guna memelihara situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif seperti Operasi Cipta Kondisi, Operasi Patuh Agung 2017 dan Operasi Pekat Agung 2017,” ujar mantan Kapolresta Denpasar ini.

Jenderal bintang satu asal Tabanan ini menambahkan, antrian kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padang Bai termasuk kegiatan di Bandara Ngurah Rai, tempat ibadah, jalur mudik dan obyek wisata menjadi prioritas dalam pengamanan ini. Diharapkan dalam pelaksanaan pengamanan, para Kasatgas dan instansi terkait bekerjasama, saling membantu dan bersinergi, sehingga Ops Ramadniya dapat berjalan dengan aman dan sukses.

Wakapolda Bali meminta kepada para personel yang terlibat Ops Ramadniya untuk memperhatikan kerawanan pada titik-titik pengamanan yang akan dilaksanakan dan memperhatikan body system saat melaksanakan tugas, membuat RPJJ (Rambu, Pendahulu, Petunjuk dan Jalan) untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan dan mewujudkan keamanan dan ketertiban di jalan raya berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Untuk memperkuat kekuatan, personel Polda Bali yang non muslim akan tetap disiagakan walaupun ada libur bersama. Selain itu juga akan diturunkan pasukan CTOC yang merupakan pasukan khusus yang memiliki kemampuan lebih dan dilengkapi dengan peralatan IT yang canggih,” imbuhnya.

Usai sambutan Wakapolda Bali, Rakor tersebut diisi dengan paparan dari Wadir Intelkam Polda Bali, Karo Ops Polda Bali, Kapolres Jembrana dan Kapolres Karangasem. Untuk diketahui, Ops Ramadniya Agung 2017 adalah operasi kemanusian yang bertujuan memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik.

Penulis  : I Ketut Bina Wartawan

Editor    : Umi Fadilah

Publish  : I Putu Adnyana

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password