Kapolda dan Wakapolda Bali Hadiri Pawai Pesta Kesenian Bali

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dan Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. menghadiri pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 di Depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (10/6).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo, S.H., Menteri Pariwisata RI Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc., Gebernur Bali Made Mangku Pastika, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos., M.Si., Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si., Anggota DPD RI, Bupati se-Bali, Duta Besar Thailand, Forkopimda Provinsi Bali, Budayawan dan Seniman Bali.

Made Mangku Pastika dalam sambutannya mengatakan, pawai ini merupakan prosesi yang mengawali seluruh rangkaian Pesta Kesenian Bali yang merepresentasikan kekayaan dan kekhasan seni budaya masyarakat Bali. Sesuai tema Pesta Kesenian Bali tahun ini yaitu “ Ulun Danu ”  yang berarti melestarikan air sumber kehidupan.

Tampilan kesenian dalam pawai menggambarkan berbagai bentuk aktivitas masyarakat yang dilandasi nilai-nilai ke arifan lokal dalam memanfaatkan, melestarikan dan memuliakan air sebagai sumber kehidupan, sekaligus sumber peradaban.

Pawai dikemas dalam bentuk sajian karya seni kolosal dengan mengedepankan tampilan kesenian atau kebudayaan khas daerah yang ada disetiap kabupaten kota. Dalam pelaksanaannya akan ditampilkan duta kabupaten se-Bali serta didukung beberapa kesenian nusantara dan mancanegara.

 “Pada pawai ini ditampilkan juga, iringan dari sembilan Tari Bali yang pada PKB tahun 2016 lalu, ditetapkan oleh Unesco sebagai warisan budaya tak benda,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

 Peserta utama pawai adalah duta sembilan kabupaten kota di Bali, sedangkan peserta dari luar daerah yang tampil yaitu duta kesenian dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan peserta luar negeri yaitu duta kesenian dari pemerintah India dan Timor Leste. Pawai ini akan digelar sebulan penuh dari tanggal 10 Juni sampai dengan 8 Juli 2017. Mantan Kapolda Bali ini berharap pelaksanaan Pesta Kesenian Bali dapat berjalan dengan lancar, tertib dan tentunya menghibur.

Sementara Tjahjo Kumolo, S.H. mewakili Presiden Republik Indonesia membuka secara resmi pawai Pesta Kesenian Bali yang ke-39. Dalam sambutannya mengatakan, PKB harus mampu menjadi inspirasi, tidak hanya untuk masyarakat Bali tapi bagi daerah-daerah lain, khususnya dalam membangun destinasi pariwisata dan budaya sekaligus mampu menjaga tradisi budayanya masing-masing.

“Provinsi Bali boleh maju, masyarakat Bali boleh semakin modern tetapi tidak boleh meninggalkan jati dirinya akan adat istiadat budaya dan keyakinan yang ada di Bali ini,” ungkap Mendagri Tjahjo Kumolo, S.H.

Pembangunan industri pariwisata bukan hanya meningkatkan partisipasi usaha lokal dalam industri pariwisata nasional yang dicanangkan oleh Menteri Pariwisata, namun juga harus mampu meningkatkan keragaman, kegotongroyongan, kebersamaan dan pemahaman yang sama, bahwa Indonesia dibangun berdasarkan warna warni kebhinekaan yang harus saling hormati menghormati satu sama lain. Mendagri berharap agar rangkaian kegiatan PKB yang sudah menjadi tradisi rutin khususnya masyarakat dan Pemerintah Provinsi Bali dapat berjalan dengan lancar.

“Para semeton sareng sami, dengan memohon wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, pawai Pesta Kesenian Bali ke-39 tahun 2017, saya Mendagri atas nama Presiden menyatakan secara resmi untuk dibuka,” ucapnya

Penulis  : I Ketut Bina Wartawan

Editor    : Umi Fadilah

Publish  : I Putu Suwardhana.M

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password