Dir Pam Obvit Polda Sulteng Sosialisasi Kepres 63 Tahun 2004 di Polres Tolitoli

Tribratanews.polri.go.id – Polres Tolitoli, Dir Pam Obvit Polda Sulteng, KBP Sambas kurniawan SIK memberikan sosialisasi mengenai Kepres 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital di Polres Tolitoli, Sabtu, (10/6/2017).

472d3ebd-386c-425f-9e50-e0701c281b5a

Sosialisasi yang dilakukan di Ruang Rapat Utama Polres Tolitoli ini, KBP Samba didampingi oleh Kapolres Tolitoli, AKBP M. Iqbal Alqudusy SH SIK, dan dihadiri oleh Perwira Polres Tolitoli.

Pada sosialisasi ini, KBP Samba menjelaskan bahwa manajemen pengelolaan objek vital, baik itu petugas yang mengamankan dan anggarannya harus dibicarakan antara penanggung jawab, pengendali, dan koordinator, agar penggunaan anggaran pam obvit dapat terealisasi dengan baik.

Personil Pengamanan Objek Vital Polres Tolitoli di bawah naungan Sat Sabhara Polres Tolitoli, dan ada 6 objek vital yang harus diamankan, seperti perbankan dan pertamina, padahal dana yang dikeluarkan adalah untuk 12 objek vital, makan dari itu, KBP Samba menjelaskan bahwa selebihnya anggaran tersebut harus dikembalikan ke kas negara.

“Dikasih keterangan, sekian yang dikasih ke anggota, sekian yang dikembalikan ke kas negara”, jelas KBP Samba.

Selain melakukan pengamanan, KBP Samba juga menjelaskan bahwa tugas Pam Obvit adalah melaporkan penggunaan anggaran, “karena sebelum BPK mengecek, dia sudah periksa itu pak, Bank pasti ada catatan uang yang dikeluarkan untuk Polri pengamanan, karena di pasal 6 memang ada kewajiban kita untuk menyetor ke kas negara”.

Secara umum, laporan jasa manajemen dan laporan penggunaan anggaran pam obvit di Tolitoli dinilai sudah bagus oleh KBP Samba.

KBP Samba juga menjelaskan mengenai Objek Vital Nasional, atau Obvitnas, bahwa di Sulteng baru ada 2 Obvitnas, “sebelum menjadi Obvitnas, sesuai Kepres 63, Objek Vital tersebut harus diajukan ke kementrian terkait, seperti misalnya gas, berarti dia di bawah kementrian ESDM”.

“Standar pengamanan harus mereka penuhi, termasuk infrastruktur yang ada di konfigurasi itu, perlengkapan, jasa-jasa pengamanan, mulai dari pos, pagar, cctv, dan metal detector harus mereka penuhi”, pungkasnya.

Penulis : Hernawan Saputra
Editor : Umi Fadilah
Publish : Hernawan Saputra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password