ARAHAN DIREKTIF KAPOLDA SUMUT : Perintahkan Anggota Pengamanan Intensif Dengan Pakaian Dinas dan Preman

Polda Sumut – Kapolda Sumut Irjen Pol. Dr. Rycko Amelza Dahniel, MSi memerintahkan kepada seluruh jajaran di Polda Sumut untuk mengintensifkan pengamanan dan patroli di beberapa tempat yang rawan gangguan kamtibmas di Sumut khususnya menjelang kegiatan masyarakat yang meningkat eskalasinya menjelang Natal dan Tahun Baru. Kapoldasu juga menekankan terkait pola pengamanan antara lain memerintahkan untuk membentuk body sistem sehingga anggota yang  sedang bertugas menggunakan pakaian dinas dilapangan, diawasi dan dijaga  oleh anggota yang berpakaian preman sehingga dapat langsung membackup manakala terjadi kejadian kontijensi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda Sumut saat memimpin rapat internal para pejabat utama Polda Sumut dan Kapolres/tabes jajaran Polda Sumut, didampingi oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Drs. Adhi Prawoto, SH pada Rabu (14/12/2016), bertempat di Ruang Rapat Sinabung Mapolda Sumut usai pelaksanaan Rakor Lintas Sektoral operasi lilin Toba 2016 dengan instansi terkait.

“Dalam melaksanakan pengamanan utamakan tindakan pencegahan. Dengan cara menempatkan personil untuk melakukan pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup pada semua tempat ibadah perayaan natal dan gereja. Melaksanakan sterilisasi Gereja dan tempat ibadah serta memberdayakan Satpam Gereja untuk melaksanakan filterisasi jemaat dan pemeriksaan barang bawaan.” ujar Kapoldasu dalam penekanannya kepada pejabat utama dan Kapolres.

Kapolda Sumut juga memerintahkan agar jajaran melaksanakan tindakan proaktif melalui kegiatan pelaksanakan patroli skala besar bersama TNI dengan melaksanakan razia tengah malam sampai dengan dinihari.

“Jajaran Polda Sumut juga harus memberdayakan masyarakat melalui kegiatan silahturahmi dengan para tokoh agama yang berpengaruh serta membangun hubungan yang personal dengan mereka.          Terhadap mantan Napi, Teroris dan Tokoh tokoh garis keras agar dibentuk tim khusus yang bertugas melaksanakan survilance dan observasi tidak terputus.” perintah Beliau kepada jajaran.

Terhadap pola pola pengamanan tersebut, Kapolda Sumut nantinya akan melakukan evaluasi melalui indikator keberhasilan. Diharapkan dengan adanya pola pengamanan tersebut, dipastikan bahwa tidak ada serangan teror secara fisik terhadap gereja, tempat2 ibadah dan jemaat serta Bandara ataupun Pelabuhan. Salah satu indikator keberhasilan juga apabila tidak ada serangan teror yang bernuansa SARA terhadap etnis tertentu. Ditambah tidak terjadi kecelakaan besar dan tidak ada kelangkaan kebutuhan dasar  menjelang dan saat hari Natal dan Tahun Baru ini. [rs]

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password