Pedagang Diingatkan Polisi, Jangan Jual Beras Berbahan Kimia

Tribratanews.polri.go.id, Polres Tabalong – Terkait adanya isu nasional tentang beredarnya beras berbahan kimia seperti pestisida, tawas dan insektisida yang di salahgunakan untuk pemutih beras limbah yang tak layak di konsumsi. Membuat jajaran Polres Tabalong terus melakukan pendataan dan monitoring perkembangan ketahanan pangan dan sembako di Wilayah paling utara Kalimantan Selatan ini.

Usai melakukan pendataan dan deteksi di beberapa kecamatan seperti Muara Uya, Bintang Ara, Tanta serta Jaro. Pada Jum’at (9/6/2017) juga dilakukan pendataan di wilayah selatan Tabalong, yakni Kecamatan Muara Harus yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Muara Harus Iptu Samsu Suargana didampingi anggotanya saat berada dilapangan.

Dari hasil pendataan dan deteksi yang dilakukan petugas didapatkan data, yakni warung kelontongan dengan pemilik Supiani di Desa Mantuil Rt 2, serta kios Rusmiati di Desa Mantuil Rt 1 Kecamatan Muara Harus semuanya tidak ditemukan beras merk yang mengandung bahan kimia.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, S.Ik mengatakan pihaknya terus melakukan pendataan dan deteksi dini terhadap penjual beras di Kabupaten Tabalong. Sekaligus memberikan informasi kepada para pedagang beras untuk tidak menjual beras yang sudah terdaftar mengandung bahan kimia berbahaya.

“Petugas kami dilapangan termasuk seluruh Polsek di Kecamatan terus melakukan pendataan dan monitoring. Sekaligus juga memberikan informasi baik kepada pedagang maupun masyarakat terhadap ciri dan merk beras berbahan kimia,” kata Kapolres.

Adapun deteksi terhadap merk-merk beras berbahan berbahaya, yakni merk Jagung Mas, Beras Maju, Dewi Kunti, Empat Mata Merah, Empat Mata Biru, Empat Mata Hijau, Lele, Cendrawasih, Tomat serta Dua Jago.

Penulis : Donny
Editor : Umi Fadilah
Publish : Lois Adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password