Kapolda Papua Pimpin Rapat Anev Kegiatan Pengamanan Tambang PT Freeport Indonesia

Tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Timika – Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, SH melaksanakan Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) kegiatan Pengamanan Tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pangdam XVII/Cenderawasih serta para Komandan Satuan (Dansat) TNI – Polri di Board Room Cebdrawasih lantai 2 Rimba Papua Hotel (RPH) Distrik Kwamki Narama, Kab. Mimika, Kamis (08/06/2017) siang.

Amarullah VP Security Risk Managemen PTFI dalam kesempatan tersebut mengatakan, PTFI memiliki satuan pengamanan internal yang di sebut SRM, namun karena situasi dan kondisi Papua semakin meningkat sehingga diperlukan personil pengamanan tambahan dari TNI – POLRI.

“Dalam tugas pengamanan PTFI, khususnya di area Gresberg sampai Porsaite kami mendapat pengamanan dari satgas Amole,” kata Amarullah.

Perkiraan keadaan Tambang PTFI dipaparkan dalam anev tersebut oleh Direktur Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Wagiyo Raharjo yang intinya, Penghentian ekspor oleh Pemerintah pusat berdampak pada terjadinya PHK dan Fourlogh sebagai langkah efisiensi perusahaan shgga hal demikian juga berdampak lsg pada kehidupan masyarakat Kab. Mimika.

Dir Pam Obvit Polda Papua Kombes Pol. M. Nazli dalam paparannya mengatakan, kekuatan pengamaan Satgaspam Amole 2017 TNI – POLRI sebanyak 751 Personil. Namun karena situasi meningkat, maka ditambah sebanyak 200 personil dari Polda Jambi dan Polda Kepri pada tanggal 01 Mei 2017 kemudian di tambah lagi sebanyak 100 Personil.

Sementara itu, dari perwakilan SRM PTFI Bpk Sigit OPS memina bantuan untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi. Tantangan yang dihadapi SRM PTFI meliputi luas area tambang yang dibagi menjadi 2, yaitu area highland dan lowland.

“Terjadi berbagai intimidasi terhadap karyawan yang akan berangkat ke Highland untuk kembali bekerja. Kami membatasi jam kerja Karyawan di Timika guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Sigit.

Kapolda Papua Pimpin Rapat Anev Kegiatan Pengamanan Tambang PT Freeport Indonesia-

Kapolda Papua Irjen Pol. Drs Boy Rafli Amar MH sendiri menyatakan berkomitmen bahwa Negara harus dapat memberikan keamanan terhadap obyek fital Nasional dalam hal ini Tambang PTFI.

“Saya memahami apa yang dialami Managemen PTFI, karena apabila jika tidak teliti dalam hal mengambil keputusan, maka akan berdampak pada sesuatu yang tidak kita inginkan bersama. Kami mendorong adanya dialog yang berkelanjutan antara Managemen PTFI dan pihak SPSI yang bisa menghasilkan solusi terbaik antara kedua belah pihak,” ujar Kapolda.

Lanjut Kapolda, masyarakat harus diyakinkan agar beraktifitas kembali normal, walaupun sering dilakukan aksi unjuk rasa dan ini menjadi perhatian aparat keamanan.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak TNI yang memberikan dukungan pengamanan,” tutup Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Di lain sisim Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI G. E Supit menyampaikan, PTFI adalah obyek fital Nasional, maka sudah kewajiban apparat keamanan untuk melakukan pengamanan dengan sebaik-baiknya.

“Seluruh aparat Satgaspam PTFI baik SRM, TNI dan POLRI harus menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam melaksanakan tugas. Saya berpesan kepada seluruh personil Satgaspam PTFI agar melaksanakan SOP yang sudah ada serta melakukan komunikasi dengan semua pihak,” kata Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI G. E Supit.

Setelah Anev selesai, Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cebdrawasih beserta rombongan meninggalkan Rimba Papua Hotel (RPH) menuju Masjid Babussalam untuk melaksanakan Safari Ramadhan, buka puasa bersama serta Sholat Teraweh.

Kapolda Papua Pimpin Rapat Anev Kegiatan Pengamanan Tambang PT Freeport Indonesia--

Penulis                : Komang Agus
Editor                   : Umi Fadilah
Publisher            : Reinaldy N R

Admin Polri55935 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password