Kunjungan Kerja Kapolda Bali ke Polres Gianyar : Polisi Bali Harus Berani dan Tidak Takut dengan Preman

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose didampingi Pejabat Utama Polda Bali melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Gianyar, Selasa (6/6). Kunjungan kerja ini untuk mengetahui secara langsung tentang situasi dan kinerja para personelnya, sekaligus meninjau sarana prasarana dan peralatan yang dimiliki Polres Gianyar.

WhatsApp Image 2017-06-06 at 12.53.22Kedatangan Kapolda Bali beserta rombongan, disambut Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo, S.I.K., Bupati Gianyar Anak Agung Gede Agung Bharata S.H., Forkopinda dan Tokoh Agama Kabupaten Gianyar beserta Pejabat Utama Polres Gianyar. Usai bertatap muka dengan tokoh agama, Kapolda Bali melakukan pengecekan terhadap Alut dan Alsus yang dimiliki Polres Gianyar.

Acara dilanjutkan dengan pengarahan Kapolda Bali kepada 600 personel Polres Gianyar bertempat di Balai Budaya Gianyar. Dalam arahannya Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengatakan, saat ini Polda Bali sedang melaksanakan proses seleksi calon anggota Polri dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, humanis, obyektif serta clear and clean. Dalam rekrutmen ini diharapkan tidak ada personel yang terlibat KKN atau sebagai calo yang mengaku-ngaku bisa membantu meluluskan peserta seleksi. Proses penyeleksian harus benar-benar selektif agar terbentuk polisi yang handal dimasa depan.

Jenderal bintang dua dipundak ini menambahkan, seluruh personel Polres Gianyar agar meningkatkan naluri intelijennya dalam rangka deteksi dini, dalam rangka pencegahan terorisme, radikalisme dan intoleransi. Para Bhabinkamtibmas agar terus melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat, agama dan adat sehingga situasi keamanan selalu kondusif. Terlebih saat ini kasus persekusi semakin ramai dibicarakan diberbagai media baik online, cetak maupun elektronik, yang nantinya dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. Persekusi dilakukan untuk menimbulkan penderitaan baik fisik maupun psikis dan tindakan tersebut merupakan sebuah serangan yang sistematis atau meluas.

“Kasus persekusi, narkoba, radikalisme, intoleransi, terorisme dan premanisme menjadi atensi saya dan Kapolri. Kasus ini tidak boleh terjadi di wilayah Bali bahkan Gianyar. Jika ini terjadi, kita harus menindak tegas dan melawan semua itu. Saya inginkan polisi Bali berani-berani, tidak ada yang takut dengan preman,” tegas jenderal asal Manado ini.

Tidak hanya itu, Kapolda Bali mengungkapkan, saat ini masyarakat Bali sangat menginginkan kehadiran polisi berseragam di lapangan, sebagai anggota Polri harus mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Polres Gianyar harus mampu menciptakan terobosan kreatif, sehingga masyarakat merasa mudah dan senang saat diberikan pelayanan oleh polisi. “Kita selaku insan Tribrata, tugas kita adalah melayani masyarakat dan masyarakat harus merasa terlayani,” ujar Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose.

Penulis  : I Ketut Bina Wartawan

Editor    : Umi Fadilah

Publish  : I Putu Adnyana

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password