Kapolda DIY Buka Puasa Bersama dengan Para Penggiat Media Sosial se-Yogyakarta

PicsArt_06-06-05.11.29

Tribratanews.polri.go.id -jogja- Bertempat di Ruang Cendana, Sahid Rich Hotel, Yogyakarta, Bapak Kapolda DIY melakukan kegiatan buka bersama dengan berbagai pegiat medsos dan blogger yang ada di Kota Yogyakarta.

Tidak hanya sekedar buka bersama, Bapak Kapolda juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya para penggiat media sosial serta blogger di Yogyakarta, untuk selalu menjaga Kota Yogyakarta agar tetap kondusif dan terhindar dari berita-berita yang tidak benar atau hoax.

Pada acara yang dilakukan hari Selasa, tanggal 6 Juni 2017 ini, Bapak Kapolda juga menghimbau kepada masyarakat agar memperbanyak konten-konten positif di media sosial, hal tersebut bertujuan untuk menenggelamkan postingan-postingan berita tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan yang banyak tersebar di media, khususnya yang tersebar di internet.

Salah satu gerakan membuat konten positif adalah membuat tagar (#) JANURKUNING, yang memiliki maksud untuk mengajak masyarakat Yogyakarta baik itu masyarakat asli ataupun pendatang untuk selalu menjaga, sadar serta peduli terhadap keselamatan berkendara guna meminimalisir tingkat kecelakaan yang kemungkinan terjadi saat berkendara.

Pada sore hari ini, Bapak Kapolda DIY beserta jajaran dari Polisi Lalu Lintas DIY juga berkesempatan untuk mensosialisasikan Operasi Ramadniya, operasi yang setiap tahun dilakukan oleh jajaran Polda DIY dalam rangka pengamanan Hari Raya Lebaran yang pada tahun ini akan dilaksanan selama 16 hari, mulai dr tanggal 19 Juni sampai dengan 4 Juli 2017.

Bertemakan Janur Kuning, Ditlantas Polda DIY telah menyiapkan 33 pos yang tersebar di seluruh jalan strategis di DIY dan 2 check point di tempat yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah.

Operasi yang melibatkan lebih dari 2000 anggota ini juga diperkuat oleh anggota TNI, dan dinas terkait serta dibantu oleh anggota pramuka, dengan total keseluruhan personil hampir 4000 orang lebih.

PicsArt_06-06-05.26.33

Selain itu, ada yang unik pada Operasi Ramadniya tahun ini, pengendara yang melanggar atau menjadi target dari gerakan janir kuning, akan dipasangi janur di bagian depan dan belakang kendaraan, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran bagi pengendara tersebut serta pengendara lainnya. Pengendara yang dipasangi janur secara otomatis akan menjadi pusat perhatian pengendara lain di jalan, serta menjadi peringatan untuk pengendara lain bahwa kendaraan yang dipasangi janur tersebut dapat berpotensi mengakibatkan kecelakaan, sehingga akan membuat pengendara lain jaga jarak untuk menghindari kecelakaan. Bagi yang telah dipasangi janur oleh petugas, dan apabila dengan sengaja melepas janur tersebut, konsekuensinya adalah diperiksa di setiap pos yang dilalui, dan hal tersebut sebenarnya malah merugikan pengendara itu sendiri.

Penulis : Agus Arifin

Edito : M. Fajar

Publish : Jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password