Kapolres Luwu Timur Sambangi Kakek 70 Tahun Yang Hidup Sebatang Kara

tribratanews.polri.go.id, Polres Luwu Timur / Polda Sulsel – Gurat wajah pria yang dilahirkan pada tahun 1947 itu begitu sumringah, ketika bercerita kepada sejumlah orang yang menemuinya di rumahnya di desa Baruga kecamatan Malili, Senin (05/06/2017) petang.

Diiringi  gerimis yang membasahi “ Bumi Batara Guru”, sejumlah orang yang mendatangi kediaman Samauna (70), rupanya adalah petinggi di Mapolres Luwu Timur.  Berseragam lengkap Kapolres AKBP Parojahan Simanjuntak dan Wakapolres Kompol Armin Anwar beserta beberapa personilnya rela menunggu kedatangan kakek Samauna, pria sebatang kara  yang bertahan hidup di bilangan perkampungan desa Baruga Malili.

Sambil dipapah sejumlah personil kepolisian, Samauna beringsut masuk ke rumahnya melewati lorong perkampungan yang dipenuhi rumah warga. “ Ini dari pasar mencari persiapan menu buka puasa,” tutur Samauna menyapa Kapolres dan Wakapolres Luwu Timur.

Dia kemudian bercerita mengenai perjalanan hidupnya yang cukup getir dengan keterbatasan fisik yang dimilikinya karena organ matanya tak mampu lagi melihat secara maksimal. “ Saya dilahirkan tahun 1947. Biasa bekerja apa saja untuk menyambung hidup dan mencari sesuap nasi,” ujarnya.

Rumah Kakek Samauna hanya berukuran 2×3 yang diapit rumah-rumah penduduk. Rumah berbentuk panggung itu hanya dimanfaatkan olehnya untuk shalat saja. “ Kalau tidur saya memilih di depan rumah saja yang penting anti nyamuk selalu tersedia,” sambung Samauna.

“ Saya senang hidup sendiri seperti sekarang ini. Saya tak ingin membuat orang lain (keluarga) susah. Walau sendiri saya senang karena merasakan kebebasan,” lanjutnya.

Kapolres dan Wakapolres Luwu Timur terenyuh mendengar penuturan dan perjalanan hidup Samauna seraya meminta perhatian pemerintah daerah. “ Baiknya kediaman kakek Samauna diikutkan dalam program bedah rumah sehingga kehidupannya bisa lebih baik,” imbuh Kapolres Parojahan.

Dalam kesempatan itu, Kapolres dan Wakapolres Luwu Timur memberikan bantuan berupa sembako, peralatan shalat serta uang tunai kepada Samauna. “ Kami sangat terharu melihat masih ada warga yang hidup sebatang kara seperti Samauna. Semoga kita semua dapat tergerak untuk peduli dan membantu pada sesama,” tutup Kapolres Luwu Timur.

Penulis: Aco (LT)

Publish: Taufik

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password