Jadi Penceramah Subuh, Bripka Muh. Rais Wasiatkan Kepada Jamaah Membentengi Diri dengan Sholat

Tribratanews.polri.go.id – Makassar Sulsel, Polisi santri Polrestabes Makassar Bripka Muh. Rais yang juga menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Panakukkang memberikan ceramah subuh di Mesjid Abu Bakar Graha Sunandar di Kabupaten Gowa. Senin (5/6/17).

Dalam ceramahnya, Rais mengatakan sholat dapat menjadi benteng untuk melakukan suatu perbuatan  yang jahat, sehingga kita bisa menjadi manusia yang taat kepada Hukum Allah dan hukum negara.

“Apabila amalan sholat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, Insya Allah itu dapat menjadi benteng kita untuk berbuat keji,” tutur Rais.

Allah Ta’ala berfirman,

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar.” (QS. Al ‘Ankabut: 45).

Mengakhiri ceramahnya Muh Rais mengajak para jamaah agar meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT, dan berlomba-lomba untuk mengejar pahala di Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Shalat Mencegah dari Perbuatan Mungkar dan Kesesatan.

Ibnu Mas’ud pernah ditanya mengenai seseorang yang biasa memperlama shalatnya. Maka kata beliau,

“Shalat tidaklah bermanfaat kecuali jika shalat tersebut membuat seseorang menjadi taat.” (HR. Ahmad dalam Az Zuhd, hal. 159 dengan sanad shahih dan Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushonnaf 13: 298 dengan sanad hasan dari jalur Syaqiq dari Ibnu Mas’ud).

Al Hasan berkata,

“Barangsiapa yang melaksanakan shalat, lantas shalat tersebut tidak mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, maka ia hanya akan semakin menjauh dari Allah.” (Dikeluarkan oleh Ath Thobari dengan sanad yang shahih dari jalur Sa’id bin Abi ‘Urubah dari Qotadah dari Al Hasan)

Abul ‘Aliyah pernah berkata,

“Dalam shalat ada tiga hal dimana jika tiga hal ini tidak ada maka tidak disebut shalat. Tiga hal tersebut adalah ikhlas, rasa takut dan dzikir pada Allah. Ikhlas itulah yang memerintahkan pada yang ma’ruf (kebaikan). Rasa takut itulah yang mencegah dari kemungkaran. Sedangkan dzikir melalui Al Qur’an yang memerintah dan melarang sesuatu.” (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 6: 65).

Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilali hafizhohullah berkata, “Siapa yang merutinkan shalat dan mengerjakannya di waktunya, maka ia akan selamat dari kesesatan.” (Bahjatun Nazhirin, 2: 232).

Jika ada yang sampai berbuat kemungkaran, maka shalat pun bisa mencegahnya dari perbuatan tersebut.

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa ada seseorang yang pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia mengatakan,

“Ada seseorang yang pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ia berkata, “Ada seseorang yang biasa shalat di malam hari namun di pagi hari ia mencuri. Bagaimana seperti itu?” Beliau lantas berkata, “Shalat tersebut akan mencegah apa yang ia katakan.” (HR. Ahmad 2: 447, sanadnya shahih kata Syaikh Syu’aib Al Arnauth).

Penulis : Ros

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password