DPO dari Tahun 2014, Pencuri Uang Nasabah Sebesar 60 Juta Dibekuk Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Makassar Sulsel, Tim Ranmor Polrestabes Makassar kembali berhasil meringkus pelaku pencurian pemberatan (Curat), Senin (05/06/17). Pelaku inisial JU Dg Sesse (52) warga Rappocini diringkus tim ranmor Polrestabes Makassar yang dipimpin Aiptu Yansen Siregar.

“Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan dan kerja sama dengan masyarakat yang telah memberikan informasi tentang keberadaan pelaku yang selama ini telah di kantongi petugas,” ujar Aiptu Yansen.

Kejadian yang terjadi pada tahun 2014 lalu dimana lelaki JU Dg. Sesse mencuri uang nasabah di wilayah Bontoala  dimana pelaku telah mengambil uang tunai sebesar RP. 60.000.000 tersimpan dibawah sadel motor yang terparkir di depan warkop gondrong jalan Tinumbu makassar.

Setelah diketahui keberadaan pelaku anggota tim ranmor Polrestabes Makassar langsung melakukan penangkapan.

Dari hasil introgasi pelaku lelaki JU Dg Sesse mengakui dan membenarkan dirinya pernah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan di jalan Tinumbu depan warkop Gonrong Makassar.

Bersamaan dengan penangkapan tersebut dari tangan pelaku di sita pula barang bukti sebilah badik, buku rekening BRI, buku rekening emas, buku rekening BCA, buku rekening pegadaian, sebuah dompet, 1 buah HP Sony warna hitam, 1 buah HP Samsung kecil warna putih, 1 unit Yamaha NMAX 150 CC.

Kini pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Polrestabes Makassar guna penyidikan lebih lanjut.

Faktor apa yang menyebabkan tindakan kriminalitas seperti pencurian, perampokan, pencopetan, jambret dan lainnya dari aspek sosial-psikologi adalah faktor endogen dan eksogen. Faktor endogen adalah dorongan yang terjadi dari dirinya sendiri. Jika seorang tidak bijaksana dalan menanggapi masalah yang barang kali menyudutkan dirinya, maka kriminalitas itu bisa saja terjadi sebagai pelampiasan untuk menunjukan bahwa dialah yang benar.

Sementara faktor eksogen adalah faktor yang tercipta dari luar dirinya, faktor inilah yang bisa dikatakan cukup kompleks dan bervariasi. Kesenjangan sosial, kesenjang ekonomi, ketidak-adilan dan sebagainya, merupakan contoh penyebab terjadinya tindak kriminal yang berasal dari luar dirinya.

Pengaruh sosial dari luar dirinya itu misalnya, ajakan teman, tekanan atau ancaman pihak lain, minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang yang membuat ia tidak sadar. Hawa nafsu yang sangat hebat dan kuat, sehingga dapat menguasai segala fungsi hidup kejiwaan. Sebab pengaruh ekonomi misalnya karena keadaan yang serba kekurangan dalam kebutuhan hidup, seperti halnya kemiskinan akan memaksa seseorang untuk berbuat jahat.

Kemiskinan merupakan penyebab dari revolusi dan kriminalitas. Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok. Selain itu, faktor seseorang mencuri karena adanya kesempatan untuk menjadi pencuri.

Faktor lain sehingga seseorang mencuri, mencopet atau melakukan tindak kriminalitas adalah kehendak ingin bebas, keputusan yang hedonistik, dan kegagalan dalam melakukan kontrak sosial. Termasuk juga atavistic trait atau sifat-sifat anti-sosial bawaan sebagai penyebab perilaku kriminal. Faktor lainnya adalah hukuman yang diberikan pada pelaku tidak proporsional atau tidak memberikan efek jera.

Kriminalitas tidak bisa dihilangkan dari muka bumi ini. Adapun yang bisa dilakukan hanya mengurangi terjadinya aksi kriminal, melalui tindakan-tindakan pencegahan. Membatasi kesempatan seseorang bisa mencegah terjadinya tindakan kriminal untuk mencuri.

Kalau pencuri akan melewati pintu masuk dan kita sudah menguncinya, tentunya cara itu termasuk mengurangi kesempatan untuk mencuri. Jika seseorang pelaku aksi jambret atau copet mengambil sesuatu dari diri kita tanpa diketahui, sebaiknya menyimpan sesuatu (barang pada posisi yang mudah kita lihat, ini merupakan cara untuk mengurangi/menghindari terjadinya aksi kejahatan pada diri kita.

Penulis : Qadri

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password