Polsek Pasar Kliwon Surakarta Mengamankan Aksi Damai Mahasiswa FKIP UNISRI Di Gladak Solo

6ad7b882-ca29-4b62-b870-10ebcdb54959

Tribratanews.polri.go.id.Polresta Surakarta.Polda Jateng – Kepolisian Sektor Pasar Kliwon Resor Kota Surakarta mengamankan aksi damai yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Slamet Riyadi ( UNISRI ) dalam rangka memperingati hari lahirnya pancasila di gladak, Jumat ( 2/6/2017 ) pukul 16.00 wib.

Aksi damai ini, diikuti peserta aksi sekitar 40 orang dengan koordinator lapangan sdri Ayu Wiji Saputri, dengan membawa perlengkapan yang dibawa spanduk dan poster.

Isi dari spaduk antara lain :

– Laboratorium Pancasila Bekerjasama Dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKN Saya Indonesia Saya Pancasila Mari Kuatkan Silaturohmi Berkah di Bulan Ramadhan. – Hei Jiwa Muda Kobarkan Semangat Pancasila. – Saya Indoneaia Saya Pancasila

Ayu Wiji S Korlap Aksi dalam orasinya membeberkan tentang Pancasila :

” Pancasila adalah kekayaan bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya, rangkuman dari nilai-nilai luhur yang digali Bung Karno, sang Proklamator, Presiden Republik Indonesia yang pertama, dari akar budaya bangsa yang mencakup seluruh kebutuhan dan hak-hak dasar manusia secara universal, sehingga dapat dijadikan landasan dan falsafah hidup bangsa Indonesia yang majemuk ini.
-Sudah seharusnya kita mengembangkan dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan.
Saudara-saudara yang sebangsa dan senegara, Sangat disayangkan jika hingga kini pengamalan Pancasila masih mengalami banyak hambatan.

-Pancasila jangan hanya dijadikan retorika belaka. Pancasila harus diimplikasikan dalam kehidupan nyata. Namun nyatanya sampai saat ini pengamalan Pancasila terhalang seribu hambatan. Bisa jadi karena adanya proses dan dinamika politik yang memanipulasi Pancasila demi kekuasaan yang hampir mengingkari nilai-nilai Pancasila. Pancasila dirasa kian meredup dan terpinggirkan. Globasisasi yang ditandai berkuasanya liberalisme dan kapitalisme semakin menggiring terjadinya krisis indentitas pada manusia Indonesia.

-Kemana perginya para insan Pancasila? Kemana? Benar-benar sudah lenyapkah mereka? Jika peristiwa ini sampai terjadi, malu! Malu kita berlindung di bawah naungan sayap sang Garuda. Malu! ” ungkap Azis Dwi A dalam orasinya.

” Pancasila itu adalah istilah yang sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Ada yang berpendapat Pancasila sebagai dasar negara, lalu ada yang berpendapat pula bahwa pancasila sebagai cita cita bangsa dan ada yang berpendapat lagi bahwa pancasila merupakan sejarah bangsa Indonesia. Semua pendapat pendapat tersebut benar semua. Akan tetapi yang paling penting dari sebuah pancasila adalah pancasila sebagai alat pemersatu. Seperti tema pidato saya kali ini yaitu pancasila sebagai pemersatu NKRI. Pancasila sebagai pemersatu NKRI tersirat dengan jelas dalam butir butir pancasila terutama pada sila ketiga pancasila yaitu persatuan Indonesia. Lalu mengapa pancasila dapat dijadikan sebagai alat pemersatu NKRI ? hal tersebut dapat dijawab dari pembentukan atau perumusan pancasila sendiri, yaitu terbentuk oleh nilai nilai luhur yang digali dari kekayaan bangsa Indonesia sendiri.

-Jadi pancasila sudah mencakup keseluruhan dari bangsa Indonesia atau NKRI. Nah, selain itu, dikarenakan keadaan Indonesia yang majemuk, yaitu yang memiliki berbagai macam budaya, suku bangsa, ras dan agama. Maka dibentuklah suatu alat pemersatu yang disebut pancasila. Persatuan amat penting kaitannya dengan masa depan Indonesia, karena dengan persatuan, maka dapat tercipta suatu perdamaian yang telah di cita -cita kan oleh NKRI. Cita cita tersebut tercantum dalam pembukaan UUD RI tahun 1945 alenia keempat. Cita cita tersebut berbunyi Melidungi segeenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, Memajukan kesejahteraan umum, Mencerdaskan kehidupan bangsa dan Ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

f3624931-d7c5-4319-8684-120b6af5769b

Dalam aksi damai ini para mahasiswa membagikan takjil untuk berbuka puasa kepada warga masyarakat kota solo yang lewat jalur disekitaran gladak dan para tukang becak, sampai kegiatan selesai.

Penulis : Miun Kliwon

Editor   : Umi Fadillah

Publish : Sumarjo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password