Gelar Operasi Pasar, Polres Soppeng Sita 400 Kilogram Gula Rafinasi

Tribratanews.polri.go.id – Soppeng Sulsel, Polres Soppeng bekerja sama dengan Dinas PPK dan UKM Kabupaten Soppeng menggelar operasi pasar Ramadhan 1438 H, Jumat (2/6/17).

Operasi pasar dipimpin Kasat Reskrim Polres Soppeng Akp Ahmad Rosma didampingi Kabid Perdagangan Dinas PPK & UKM Soppeng A. Lukman S.E, bersama personil gabungan satfung Polres Soppeng di Pasar Sentral Cabbenge, Kecamatan Lilirilau Soppeng.

Operasi pasar tersebut dilaksanakan untuk memantau ketersediaan bahan pokok, mengontrol harga serta mengecek barang tidak layak jual dan konsumsi, kadaluarsa, berfolmalin, bhorax, dan lainnya.

Hasilnya, petugas menemukan Gula Rafinasi yang dijual langsung ke konsumen disalah satu toko milik RS (52) yang lokasinya masih di Area Pasar Sentral Lilirilau Soppeng.

Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Ahmad Rosma yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan bahwa dari informasi awal gula rafinasi tersebut dijual langsung ke konsumen dengan harga Rp. 10.000/liternya.

“Jumlah barang bukti gula rafinasi yang disita petugas ada sekitar 400 Kilogram yang sebagian sudah dikemas dalam kemasan kantong siap ecer, sisanya masih dalam kemasan karung dengan jumlah 6 karung” ucap Ahmad Rosma.

Selain gula rafinasi petugas juga menyita dan mengamankan puluhan barang bukti lainnya, berupa makanan kemasan yang sudah kadaluarsa diantaranya berupa Ikan Kaleng, Kecap Manis, Wafer Roll, Saus Tomat, Biskuit, Rokok, dan susu kaleng.

Terkait ditemukannya gula rafinasi ini, Sat Reskrim Polres Soppeng selanjutnya akan melakukan pengembangan, “Barang bukti seluruhnya sudah diamankan di Polres Soppeng untuk proses hukum lebih lanjut,” tutup Kasat Reskrim.

Untuk diketahui gula rafinasi sesuai aturan dari Kementerian Perdagangan hanya diperuntukkan bagi Industri makanan dan minuman dan tidak dapat diijinkan untuk diedarkan ke masyarakat Karena bila beredar di masyarakat dan dikonsumsi dalam jumlah banyak akan mengakibatkan osteoporosis, diabetes dan beberapa penyakit lainnya.

Perbuatan semacam ini diancam dengan pasal berlapis yakni Pasal 113 Jo Pasal 57 ayat (2) UU RI No 7 ta8hun 2014 tentang perdagangan dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda 5 milyar.

Pasal 120 ayat (1)  Jo Pasal 53 ayat (1) huruf b UU RI No 3 Tahun 2014 tentang perindustrian dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda 3 milyar. Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) 8huruf (a) UU No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda 2 milyar.

Pasal 106 UU No 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda 10 miyar serta Pasal 142 Jo Pasal 91 ayat (1) UU RI No 18 tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman 2 tahun penjara dan denda 4 milyar.

Penulis : Abu Uwais

Editor : Umi Fadilah

Admin Polri56290 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password