Tekan Kriminalitas, Polres Soppeng Intensifkan Razia Menjelang Sahur

Tribratanews.polri.go.id – Soppeng Sulsel, Selama Bulan suci Ramadhan puluhan Personil Polres Soppeng disiagakan untuk melaksanakan pengamanan ibadah sholat Tarawih.

Selain itu Polres Soppeng juga mengintensifkan kegiatan razia cipta kondisi khususnya pada malam hari menjelang sahur, kegiatan tersebut guna menekan angka kriminalitas berupa pencurian selama Bulan suci Ramadhan, seperti yang dilaksanakan di Kecamatan Lalabata Soppeng, Rabu (31/5/17).

Tiga Pengendara roda dua ditindak dengan tilang, sementara puluhan lainnya disanksi dengan teguran. Satu unit kendaraan tanpa dokumen juga diamankan Satlantas Polres Soppeng.

Razia gabungan yang dilakukan jajaran Polres Soppeng di Bulan Ramadhan ini sebagai upaya Kepolisian menekan angka kecelakaan dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada kaum muslimin yang sedang melaksakan ibadah puasa.

Sebagai negara hukum, segala prilaku pengendara diatur dalam aturan hukum yaitu dengan kewajiban mematuhi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dikeluarkannya Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas).

Terwujudnya etika berlalu lintas adalah citra budaya bangsa, terwujudnya penegakan dan kepastian hukum bagi masyarakat. Sesempurna apapun aturan tidak akan secara otomatis atau serta merta mampu mengubah keadaan menjadi sesuai yang diinginkan, seperti mengubah kesemrautan menjadi tertib, mengubah perilaku yang tidak taat peraturan menjadi patuh dan taat.

Kalau kita memang tidak melanggar aturan dan selalu mematuhi rambu-rambu, apa yang harus ditakutkan? Pada saat hendak menggunakan kendaraan bermotor kita jangan sampai lupa menggunakan safety, seperti helm sebagai pelindung kepala. Pastikan berperilaku tertib, dengan berhenti di traffic light pada garis batas, dan tidak memenuhi jalan sehingga menutup akses kendaraan dari arah berlawanan.

Setiap pengendara kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor harus mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, semua pengendara motor harus mempelajari dan memahami peraturan lalu-lintas, karena polisi akan memberikan sanksi kepada orang-orang yang melanggar peraturan lalu-lintas di jalan raya. Di samping itu perlu juga diketahui pelanggaran-pelanggaran lalu lintas apa saja yang bisa terkena tilang dari polisi lalulintas, untuk lebih jelasnya akan dirincikan di bawah berikut:

Berbagai Jenis atau Macam Ragam Pelanggaran Lalu Lintas yang Akan Mendapatkan Tilang Polisi :

  1. Melanggar rambu lalu lintas (dilarang parkir, dilarang berputar, dilarang masuk, dan lain-lain)
  2. Tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM)
  3. Tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM)
  4. Tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
  5. SIM Kadaluwarsa (sudah lewat batas waktu masa berlaku)
  6. STNK Kadaluwarsa (sudah lewat batas waktu masa berlaku)
  7. Melanggar atau menerobos lampu lalu lintas
  8. Menggunakan alat komunikasi saat berkendara
  9. Melawan arus lalu-lintas
  10. Masuk ke jalur bis / busway
  11. Ngebut di jalan melebihi batas kecepatan maksimal
  12. Menghambat pergerakan kendaraan yang ada di sekitarnya
  13. Tidak menggunakan plat nomor kendaraan sesuai standar
  14. Tidak memasang plat tanda nomor kendaraan yang berlaku
  15. Mengemudi sambil mabuk / setengah sadar
  16. Balapan atau kebut-kebutan di jalan raya
  17. Tidak menyalakan lampu kendaraan di malam hari
  18. Berjalan di trotoar jalan yang bukan untuk kendaraan bermotor
  19. Melanggar pintu perlintasan kereta api yang tertutup
  20. Berbelok tanpa menggunakan lampu sign / lampu sen

Penulis : Harmeno

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password