Dir Lantas Polda Malut Turut Hadir Sosialisasi Kenaikan Santunan Korban Kecelakaan Umum Dan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Pembayaran santunan korban Kecelakaan penumpang umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan terhitung Mulai 1 Juni 2017 akan naik 100 persen dari hari-hari sebelumnya yang dibayarkan oleh PT. Jasaraharja (Persero) termasuk PT. Jasaraharja Cabang Ternate.

Kenaikan nilai pembayaran santunan tersebut, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 15 dan 16 tahun 2017, yang ditetapkan tanggal 13 Februari 2017.

Keluarnya PMK nomor 25 dan 16 Tahun 2017 tersebut, PT. Jasaraharja (Persero) Ternate langsung melakukan sosialisasi kenaikan besar santunan korban kecelakaan penumpang umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan yang bertempat di Royal dan Resto Kelurahan kalumpang Kecamatan Kota Ternate Tengah, Rabu (31/5/2017) dengan pemateri Dirlantas Polda Malut, Kombes Pol Hery Sasongko dan Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Malut Abdul Basir Pullupesy serta Dinas terkait lainya.

Kepala PT Jasa Raharja cabang Ternate, Helmy L Patinasarani mengatakan, dengan kenaikan santunan itu diharapkan dapat memberikan manfaat dan perlindungan yang diterima oleh korban lebih memadai.

“Selama ini, biaya perawatan dan pengobatan korban kecelakaan lalulintas, jauh lebih besar nilainya dari santunan yang diterima,” kata Helmi disela – sela sosialisasi.

Dijelaskannya, dalam PMK 15 dan 16 tahun 2017, besarnya santunan untuk ahli waris korban meninggal dunia ditetapkan Rp50 juta, sebelumnya Rp25 juta. Sementara korban yang mendapat perawatan di rumah sakit, mendapat penggantian biaya perawatan dan pengobatan max Rp20 juta (sebelumnya Rp10 juta). Sedangkan biaya penguburan naik dari Rp2 juta menjadi Rp4 juta.

Untuk  korban yang mengalami kecelakaan fatal, mendapat manfaat baru berupa penggantian  biaya pertolongan pertama max Rp1 juta dan biaya angkutan (ambulance) untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan max Rp 500 ribu.

“Manfaat baru ini diberikan, untuk mengantisipasi terjadinya komplikasi atau fatalitas lebih lanjut, bila korban terlambat ditangani,” pungkas Helmi.

Penulis                         : Wanto Batjan

Editor                           : Umi Fadilah

Publish                         : Mandala Putra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password