Bhabinkamtibmas Hadiri Jaksa Masuk Desa di Pringsewu Lampung

Tribratanews.polri.go.id – Polres Tanggamus. Mewakili Kapolsek Pringsewu Kompol Andik Purnomo Sigit, SH., S.Ik, Bhabinkamtibmas Pekon Podomoro Brigadir Muhlisin menghadiri acara Jaksa Masuk Desa yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Cabang Pringsewu. Acara yang bertajuk Program Hukum dan Penerangan Hukum Cabang Kejaksaan Negeri Tanggamus tersebut digelar di balai Pekon Podomoro, Selasa (30/5/2017).

Brigadir Muhlisin mengatakan acara tersebut dihadiri oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Pringsewu Rolando Ritonga, Camat Pringsewu Abu Husen, para kepala pekon, sekretaris beserta bendahara pekon se – Kecamatan Pringsewu.

Dalam acara tersebut berbagai pertanyaan pun muncul terkait penggunaan dana desa. Hal ini seperti yang diutarakan Kepala Pekon Podosari Rasmin yang menanyakan hal terkait dana desa dan peruntukannya. Dia menanyakan apakah boleh bantuan dana desa (DD) digunakan untuk pembangunan sejumlah infrastruktur, namun lokasi pembangunan tersebut berada di perumnas.

“Didusun tiga pekon Podosari ada lokasi perumahan atau biasa orang menyebutnya perumnas Podosari, nah yang ingin kami tanyakan adalah apakah boleh bantuan dana desa digunakan untuk membangun drainase, rabat beton dan gorong-gorong di lokasi tersebut?” ujar Rasmin.

Rasmin melanjutkan, pasalnya beberapa waktu lalu tim PMD Provinsi Lampung saat mengunjungi pekonnya dalam rangka bulan bakti gotong royong menyarankan untuk tidak membangun lokasi tersebut karena itu merupakan kewenangan perusahaan pengembang. “Padahal rencana pembangunan infrastruktur tersebut sudah masuk ke RKP dan RPJMdes tahun 2017,” jelasnya

Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Pringsewu Rolando Ritonga mengungkapkan tidak boleh bahwa lahan perumahan yang sifatnya komersial dilakukan pembangunan dari dana desa (DD). Karena menurutnya itu merupakan kewenangan pihak pengembang.

“Kami katakan tidak boleh, karena itu kewenangan pihak pengembang. Meskipun ada permintaan dari masyarakat, yang dikhawatirkan kedepan bisa tumpang tindih. Kedepannya bila pak Rasmin ingin berkonsultasi dengan pihak kejaksaan terkait permasalahan ini bisa menyampaikan melalui surat tertulis,” ujarnya.

Disisi lain Rolando mengungkapkan, mulai tahun 2017 kejaksaan akan melakukan pembinaan dan melakukan tindakan preventif. Dia mencontohkan pembinaan yang dimaksud adalah kejaksaan siap dimintai bantuan dalam proses penyusunan anggaran pendapatan dan belanja desa atau APBDes.

Kejaksaan, kata dia, akan mengedepankan tindakan preventif tidak lagi represif. Pembinaan yang dilakukan kejaksaan terhadap aparatur pekon tidak berarti mengurangi proses hukum jika ditemukan ada pelanggaran hukum.

“acara dimulai pukul 09.30 WIB dan berakhir pukul 11.30 WIB berlangsung aman dan kondusif,” tutup Bhabinkamtibmas Polres Tanggamus, Brigadir Muhlisin. (*)

Penulis : Arif/N.Muslih
Editor : Umi Fadilah
Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password