Akibat Ledakan Petasan di Jogja, Tiga Jari Bocah ini Putus

_999 998 978

tribratanews.polri.go.id -jogja- Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah bagi umat muslim, bulan yang harus dihidupkan dengan kekhusyukan beribadah. Di malam-malam bulan Ramadhan, masjid-masjid ramai terisi jamaah untuk menjalankan ibadah sholat Tarawih, suara Tadarus Al Quran berkumandang menambah suasana religius bulan Ramadhan. Namun, saat memasuki bulan Ramadhan suara petasan yang memekakkan telinga juga mulai bermunculan. Mereka yang memainkan petasan mendatangkan kesenangan bagi pelakunya, namun dibalik perilaku tersebut terdapat hal-hal negatif yang dapat ditimbulkannya.

Hal yang negatif tersebut terjadi bagi pelajar SMP, Gusnindar M. Isnadi (13 tahun) warga Bakalan pedukuhan Sawahan Pendowoharjo, Sewon, Bantul menjadi korban petasan yang meledak di dalam kamar rumanhya, Senin (29/5/2017) sekitar Pukul 10.30 WIB. Akibat ledakan tersebut, 3 jarinya yaitu jari kelingking, jari manis dan jari tengahnya putus.

Menurut paman korban Nugroho (35), sekitar pukul 10.30 WIB dirinya sedang duduk santai di dalam rumahnya yang berdekatan dengan rumah korban, kaget mendengar suara ledakan hingga dinding rumahnya bergetar. Kemudian dirinya keluar mencari sumber ledakan dan melihat korban sudah berada di depan rumah sambil minta tolong kesakitan.

Kapolsek Sewon, Bantul, Kompol Subadi mengatakan, korban masih dalam kondisi shock dan masih dalam perawatan intensif oleh tim medis di RS. PKU Muhammadiyah Bantul. Kami belum mengetahui secara pasti kronologi kejadian tersebut lantaran korban masih dalam kondisi kurang stabil.

“Saat ini kepolisian belum meminta informasi dari korban karna kondisi korban masih belum stabil,” katanya.

Kapolsek menghimbau kepada para orang tua melarang putra putrinya bermain petasan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Kapolsek berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita, jangan sampai kejadian ini terulang lagi.

“Jangan sampai kita sebagai orang tua mendapati penyesalan ketika mendapati putranya menjadi korban akibat main petasan,” pungkasnya.

penulis : RendRa
editor : M.Fajar
publish : jay

Admin Polri53940 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

2 Comments

  • Bram Reply

    May 30, 2017 at 09:30

    lhah, wes dilarang yo isih ndableg, nek ngene sek salah sopo jal, bocahe dewe, wong tuwane, mercone opo drijine, ojo malah nyalahne pak polisi sek wes melarang, seneng seneng dewe, susah nyalahne wong liya, ra sumbut

  • Wildan Reply

    May 30, 2017 at 09:35

    lhah, rasain tuh bocah, udah dilarang sama pak polisi masih aja bandel sih, kalau gini jangan nyalahin pak polisi yang udah berusaha memberantas peredaran mercon, semangat ya pak polisi, biar gak ada mercon yang berbahaya lagi di jogja

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password