Ops Pekat Kapuas 2017, Tindak Penyakit Masyarakat Melawan Hukum

Tribratanews.polri.go.id – Polda Kalbar – Polres Sintang – Operasi Kepolisian Pekat Kapuas 2017 yang bertujuan untuk mencegah berkembang dan meluasnya serta terbebasnya masyarakat dari pengaruh buruk aksi premanisme, perjudian, Miras, protistusi / PKS dan gepeng, sehingga terwujudnya situasi yang kondusif saat ini telah memasuki hari ke 4 (empat) pelaksanaan Operasi.

Sasaran/TO yang dilakukan penindakan dalam Ops Pekat Kapuas 2017 adalah premanisme, minuman keras, prostitusi, perjudian, tindak pidana lain yang Dasar Undang – Undang dan ketentuan yang digunakan dalam proses penyidikan sesuai sasaran / TO Ops Pekat Kapuas 2017, Mekanisme Proses Lidik / Sidik tindak Pidana berdasarkan KUHAP serta Ketentuan dan CB dalam pelaksanaan upaya paksa, ketentuan penangkapan, Penahanan, syarat dilakukan penahanan, jenis penahanan.

Untuk itu, Polres Sintang setelah memasuki hari ke 4 Pelaksanaan Operasi melaksanakan Analisa dan Evaluasi (Anev) pelaksanaan tugas. Anev ini dimaksudkan untuk mengetahui apa saja hasil yang telah dicapai, hambatan-hambatan apa saja yang ditemukan, dan untuk merencanakan langkah-langkah apa saja yang akan diambil untuk memenuhi target operasi yang lebih efisien kedepannya.

Kapolres Sintang AKBP Sudarmin S.I.K M.H melalui Kabag Ops Polres Sintang Kompol Edy Haryanto S.H yang juga selaku Karendal Ops Pekat Kapuas 2017 Polres Sintang menyampaikan hasil pelaksanaan Anev Ops PEKAT KAPUAS tersebut dengan hasil Perjudian sebanyak 3 Kasus dan 6 Tersangka,  Prostitusi 1 Kasus dan1 Tersangka, Premanisme sebanyak 2 Kasus dan 2 Tersangka, Miras sebanyak 6 Kasus dan  6 Tersangka serta Petasan dan Narkoba nihil.
“Hasil tersebut merupakan total penangkapan yang telah dilaksanakan dari Sat Reskrim Polres Sintang, Polsek Sepauk,Polsek Sungai Tebelian,Polsek Sintang Kota, Polsek Kelam Permai, dan Polsek Dedai Polres Sintang, dan dengan dilaksanakannya Operasi Pekat Kapuas 2017 ini diharapkan dapat meniadakan segala bentuk penyakit masyarakat di wilayah hukum Polres Sintang terutama selama Puasa serta menyambut Lebaran idhul Fitri nanti” kata Kabag Ops Polres Sintang

“Saat ini, barang bukti yang telah diamankan Polres Sintang dimulai dari kasus Premanisme 1 unit sepeda motor, 1 unit Mobil Kijang Pick Up, Getah Karet seberat 352 Kg, 6 Karung Kosong Bekas Getah Karet, sedangkan Miras sebanyak 22 botol Bir Anker, 2 botol Benson, 4 botol Botol Bir Gunnes, 64 Kampel dan 200 Liter arak putih, dan 11 kampel arak obat”

“Sedangkan Prostitusi barang bukti berupa Uang sebesar Rp.500.000 dan Perjudian Uang tunai Rp 1.390.000, 2 set Kartu Remi, 1 Unit CPU Computer Merk Samsung,  1 buah Flashdisk Merk Cortex 16 GB, 1,unit HP Nokia E71, Buku Tabungan Mandiri, Buku Tabungan BRI Britama, Kartu ATM, Hap, 3 Buah Dadu, serta 1 buah Lapak gambar, dan saat ini Petasan dan narkoba masih nihil”.

Ditambahkan oleh Kabag Ops Polres Sintang bahwa semua kasus yang sudah terjaring dalam Ops Pekat Kapuas 2017 akan dilakukan proses hukum lebih lanjut dan masih ada beberapa hari kedepan pelaksanaannya.
“Dihimbau kepada masyarakat agar jangan sampai melakukankan tindakan yg melawan hukum terkait dengan operasi yang dilaksanakan dan mari kita masuki bulan suci ramadhan hingga pelaksanaan hari Raya Idul fitri 1438 H dengan situasi yg aman, tertib, tenang dan nyaman agar masyarakat bisa merasa benar-benar tenang dalam beraktifitas” ujar Kompol Edy Haryanto

Penulis : Chintya Farisa
Editor : Umi Fadillah
Publish : Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password