Karet Hilang Petrus Anu Lapor Ke Polsek Sepauk

Tribratanews.polri.go.id, Polda Kalbar-Polres Sintang, Petrus Anu warga Dusun Mulung Desa Lengkenat Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang dikagetkan dengan hilangnya karet/getah yang disimpan di dalam kolam kebun karet Desa Tanjung Balai Kecamatan Sepauk.

Kejadian tersebut bermula pada hari Rabu tanggal 24 Mei 2017 sekitar pukul 04.00 wib, ketika pelapor hendak menoreh di kebun miliknya, sebelum menorah pelapor melihat kolam tempat penyimpanan karet/getah kulat miliknya yang berada diarea kebun tersebut, sesampainya di kolam pelapor kaget melihat bahwa getah kulat yang disimpannya dalam kolam tersebut sebanyak enam karung atau sekitar 400 kg karung sudah tidak ada lagi, mengetahui hal tersebut pelapor memberitahukan kepada anaknya  sdr Edendi dan sdr Abi untuk membantu melakukan pencarian namun tidak ditemukan.

Pada hari Jum’at tanggal 26 Mei 2017 sekira pukul 07.45 wib Anggota Piket Penjagaan Polsek Sepauk menerima telpon dari warga, bahwa ada mencurigai seseorang yang telah melakukan Pencurian Kulat/Karet, kemudian anggota Polsek Mendatangi Rumah Sdr. AMIN dan menanyakan asal-usul Kulat tersebut, karna merasa tidak puas dengan jawaban Sdr. Amin, maka anggota Polsek meminta Sdr. AMIN beserta Istri dan Sepupu istrinya Ikut ke Polsek untuk dimintai keterangannya. Dari hasil Introgasi sdr Amin tidak bisa menjelaskan asal-usul Kulat tersebut dengan jawaban berbelit-belit dan Saudara Aris Abdullah (Sepupu Istri Sdr Amin) mengaku barang tersebut hasil dia mencuri bersama Amin di Desa Tanjung Balai Kecamatan Sepauk milik Sdr. Petrus Anu.

Dengan adanya kejadian tersebut Sdr. PETRUS ANU mendatangi Polsek Sepauk dan membuat Laporan

Saat ini kedua tersangka berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/82/V/2017/ Kalbar/Res Stg/Sek Spk tanggal 26 Mei 2017. telah diamankan di Mapolsek Sepauk berikut barang bukti berupa 1(satu) Unit Kijang Puck up KB 8263 AF, 6 (enam) Helai Karung Kosong Bekas Getah Karet/Kulat dan  352 (tiga ratus lima puluh dua) Kg Getah Karet

Terkait tersangka yang masih dibawah umur Kapolsek akan berkordinasi dengan Bapas dan Dinas Sosial.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 3.280.000,- (tiga juta dua ratus delapan puluh ribu rupiah).

Kapolsel Sepauk Iptu Oskar Hardyan S.Sos menyamapaikan kepada pemilik lahan / kebun karet agar waspada dan sekiranya dapat menyimpan hasil sadapan getah/karet di dekat rumah untuk mencegah terulang kembali kasus pencurian seperti saat ini.

Penulis : Dedi
Editor   : Umi Fadilah
Publish : Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password