Sambut Ramadhan Polres Banyumas Jalin Silaturahmi dengan Sejumlah Pengusaha Tempat Hiburan 

Tribratanews.polri.go.id, Polres Banyumas – Sambut bulan Ramadhan, Polres Banyumas, Polda Jawa Tengah melakukan pertemuan silaturahmi dengan sejumlah pengusaha tempat hiburan yang berada di Kabupaten Banyumas, kemarin.

Dalam acara yang digelar di Aula Rekonfu Polres Banyumas dihadiri puluhan pengusaha hiburan yang tersebar di wilayah Kabupaten Banyumas.

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum melalui Waka Polres Kompol Malpa Malacoppo, S.H., S.I.K., M.I.K menyampaikan bahwa maksud pertemuan/silaturahmi ini untuk memberikan sosialisasi terkait aturan yang harus dipatuhi oleh sejumlah pengusaha hiburan. Seluruh industri hiburan di Kabupaten Banyumas dilarang memasang reklame, poster, publikasi serta pertujukan film dan pertujukan lainnya yang bersifat pornografi, pornoaksi dan erotisme.

Kemudian juga dilarang menimbulkan gangguan terhadap lingkungan, menyediakan hadiah dalam bentuk dan jenis apapun, memberikan kesempatan untuk melakukan pertaruhan atau judi, peredaran dan pemakaian narkoba.

Kasat Intelkam AKP Siswoto, S.H mengatakan bahwa dalam usaha pengumpulkan pengusaha tempat hiburan ini untuk menghormati bulan suci Ramadhan. “Seperti yang kita ketahui bersama menjelang bulan suci Ramadhan untuk kita saling menghargai dan menghormati supaya pengusaha hiburan ini dapat menghormati dan mengikuti ketentuan yang dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata, tentunya itu peraturan daerah yang harus diikuti.”, jelas Kasat Intel.

Dalam upaya sosialisasi ini juga dimaksudkan untuk menghindari terjadinya sweeping dari sekelompok orang atau ormas yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu Polres Banyumas akan bekerja sama dengan Intelijen dan Bhabinkamtibmas.

“Antisipasi kita tentunya ada kepanjangan tangan baik Intelijen, Polsek Jajaran, Bhabinkamtibmas mereka bisa berkoordinasi dengan pihak Kepolisian jika terjadi sweeping yang dilakukan ormas atau kelompok tertentu yang melakukan sweeping tempat hiburan.”, katanya.

Jika nantinya ada pelanggaran yang dilakukan oleh pengusaha hiburan yang tetap nekat membuka usahanya ,yang melanggar ketentuan Perda , maka akan dilakukan tindakan sesuai dengan aturan dari Pemerintah Daerah.

“Tentunya ada sanksi untuk yang melanggar aturan, karena tidak ada kewenangan dari mereka untuk melakukan sweeping sedangkan untuk pengusaha yang masih bandel tetep akan kita tindak tegas karena itu melanggar Perda, tentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”, pungkasnya.

Penulis : Sukiyah

Editor : Umi Fadilah

Publish : Frismi Zusyi

Admin Polri56608 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password