PEMBUNUHAN WARIA DI SEMARANG : Usai Kencani Korban, Pelaku Bunuh dan Bawa Kabur Barang Milik Korban

img-20170105-wa0020
Tribratanews.polri.go.id – Kepolisian Resor Kota Besar Semarang, berhasil mengamankan pembunuh Rohmadi alias Vera (24), waria yang ditemukan tewas dengan luka pukulan di kepala dan sayatan di tangan kanan, di area perkebunan tebu RT 05 RW 01, Desa Kandri, Gunungpati, Rabu (21/12/2016) sekitar pukul 06.30 tersebut. JS (27), warga asal Boyolali yang tinggal di Pandean Lamper, Semarang Selatan ditangkap Unit Reserse Mobile (Resmob) Polrestabes Semarang saat bersembunyi di sebuah rumah di daerah Simo, Boyolali.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji SIK mengatakan, sebelum tersangka ditangkap pihaknya sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga ke Pasuruan, Jawa Timur. Sebab, informasi awal menyebutkan ayah satu anak tersebut kabur ke lokasi itu setelah berhasil menjual sepeda motor Honda Supra X milik korban seharga 1 juta rupiah. dan kemudian berhasil diringkus di Boyolali. Dari hasil pemeriksaan sementara, kasus tersebut bermula saat pelaku terlibat cek cok dengan istrinya lantaran masalah ekonomi. Dengan membawa sepotong besi pelaku kemudian naik angkutan kota untuk melepas kekesalan pada istrinya.
“Tersangka kesal karena istrinya minta uang, padahal saat itu dia tidak memegang uang,” ungkap Kapolrestabes.
Pelaku kemudian turun di daerah Pasar Karangayu, Semarang Barat hingga akhirnya bertemu korban yang berada di sekitar lokasi tersebut, Selasa (20/12) sekitar pukul 21.00 WIB dan memutuskan untuk berkencan. Dengan mengendarai sepeda motor korban, mereka kemudian menuju ke daerah Gunungpati hingga sampai di perkebunan tebu, Desa Kandri. Setelah selesai berkencan, pelaku tidak memberikan uang imbalan penuh sesuai dengan yang disepakati sebelumnya.
“Kesepakatannya pelaku akan membayar 50 ribu, tapi bayarnya kurang,” jelas Kapolrestabes Semarang.
Hal itulah yang membuat korban terus meminta uang imbalan sesuai yang disepakati. Namun apa yang dilakukan korban ternyata memancing emosi pelaku sehingga pelaku memukulkan potongan besi yang dia bawa ke arah kepala dan tangan korban. Pukulan keras tersebut membuat korban tidak berdaya hingga jatuh tersungkur di tanah. Dalam posisi tersebut, pelaku langsung mengambil ponsel yang ada di dalam saku celana korban lalu kabur mengendarai sepeda motor korban.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wiyono Eko Prasetyo menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, apa yang dilakukan pelaku sudah direncanakan. Hal itu dilihat dari potongan besi yang sudah dibawa dari rumah. “Kami menduga memang dia menyasar korban untuk mengambil barangnya,” ungkapnya.
[Humas Polrestabes Semarang]

Admin Polri54172 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password