Diduga Tak Terima Dimarahi Orang Tuanya, Seorang Pelajar di Talaud Nekad Gantung Diri

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Seorang pelajar bernama Juan Padama (17), warga Desa Musi I, Kecamatan Kolongan, Talaud nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dalam kamar, Selasa (23/05/2017). Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, Mintje Sarapil (49), Selasa pagi sekitar pukul 05.30 WITA.

Pagi itu sang ibu bermaksud membangunkan korban untuk persiapan ke sekolah. Namun saat membuka pintu, ternyata korban sudah dalam posisi tergantung pada seutas tali nilon yang diikat di balok rangka plafon kamarnya. Kondisi korban telah meninggal dunia dan tubuhnya mengeras.

Melihat hal ini, saksi langsung berteriak dan memanggil suaminya, Son Padama (54). Keduanya lalu menurunkan jenazah korban dari tali dan memberitahukan kejadian ini kepada warga sekitar yang diteruskan dengan melapor ke pihak kepolisian setempat.

Polisi segera mendatangi lokasi kejadian lalu mengevakuasi korban ke Puskesmas dan olah TKP. Di dalam kamar ditemukan buku tulis berisi pesan yang ditulis oleh korban. Informasi diperoleh, malam sebelum kejadian korban dimarahi oleh kedua orang tuanya. Diduga korban tidak terima karena dimarahi hingga akhirnya nekad gantung diri.

PS Kasubbag Humas Polres Talaud, Ipda Stenly Sarempa membenarkan adanya kejadian tersebut. “Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi,” jelasnya. “Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan,” pungkas Ipda Stenly.

Penulis: Rony
Editor: Umi Fadilah
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password