Ngobrol Bareng Kapolres Tg Priok dengan Pengusaha Kapal Terkait SLO

Tribratanews.polri.go.id-Polres Pelabuhan Tanjung Priok |

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Roberthus Yohanes De Deo menggelar kegiatan “Ngobrol Bareng” bersama para stakeholder dan warga nelayan dan para pemilik kapal di Pelabuhan Muara Angke dan sekitarnya. (24/5/2017).

index

Ngobrol bareng yang dilaksanakan di lantai 2 Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke Penjaringan Jakarta Utara ini diagendakan Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Joko Agus Wulantoro selain untuk menjalin silaturahmi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan sekaligus membahas tentang adanya Telegram dari Kementrian Kelautan terkait Surat Laik Operasi (SLO) yang memberatkan para pemilik kapal yang ada di Muara Angke.

Adapun kegiatan ini adalah salah satu cara yang diciptakan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk menyerap aspirasi masyarakat dan stakeholder demi membangun sinergitas agar tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.

Pada sambutannya, Kapolres menyampaikan banyak terimakasih atas waktu luang yang diberikan oleh para stakeholder dan masyarakat untuk menghadiri kegiatan tersebut. Dimana acara ini digelar untuk menyatukan keinginan bersama para pengusaha kapal dan Nelayan demi terciptanya keamanan dan ketertiban bersama.

“Acara ini untuk menampung aspirasi warga nelayan Muara Angke, karena tidak semua permasalahan dapat diselesaikan oleh pihak Kepolisian Khususnya Polres Pelabuhan Tanjung Priok, sehingga saya mengajak para stakeholder khususnya dari pihak dan instansi terkait yang ada di lingkungan Pelabuhan Muara Angke terkait SLO.

Apalagi sebentar lagi bulan puasa. Apabila ada permasalahan agar disampaikan supaya tidak menjadi masalah dikemudian hari,” ungkap Kapolres di Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

Setelah memberikan sambutan, kegiatan diisi dengan sesi ngobrol antara masyarakat dan para pejabat terkait. Sesi tersebut menyinggung terkait larangan melaut karena terkait perijinan (SLO) yang akan diberlakukan tanggal 1 awal bulan ini.

Pemberlakuan SLO ini diirasakan oleh para pemilik kapal dan pengurus dokumen sangat lama proses perijinnya, kapal ada 1500 yang mengurus ijinnya sudah 111 namun bisa sampai 6-7 bulan, para pemilik kapal, dan para pemilik kapal meminta ukur ulang bisa dipercepat, ucap Riyadi salah satu pemilik kapal.

Sebagai Narasumber Kapolres didampingi oleh Direktur PPSDP PSDKP Agus Supriyono, dan Direktur Ditjen  Perikanan Tangkap Agus Suherman yang menjelaskan bahwa terkait Telegram dari Menteri KKP tentang SLO akan tetap dilakukan pada awal bulan nanti, terkait pengajuan proses perijinan akan diproses cepat.

Kapolres memberikan saran bagi yang sudah mengukur ulang didata dan sehingga bila ada kekurangan akan segera dipenuhi.

Turut Kapolsek Kawasan Muara Baru, AKP Dwi Susanto, Kasat Intelkam AKP Dodi Abdulrohim, Kepala KSOP Muara Angke, Wahyu, Pemilik Kapal, Pengurus Dokumen dan Nelayan.

Penulis : Trisno

Editor : Umi Fadilah

Publish : Trisno

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password