Polda Bali Cek Stok Beras Menjelang Bulan Suci Ramadhan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Bulan Suci Ramadhan 1438 H menjadi perhatian penting Polda Bali, terutama stok beras yang ada dibeberapa wilayah yang ada di Bali. Kanit 3 Subdit II Direktorat Reskrim Khusus Polda Bali Kompol Slamet Achwan bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Bali, Biro Perekonomian Setda Provinsi Bali beserta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali melaksanakan pemantauan lapangan di wilayah Jembrana, Selasa (23/5).

Tim melaksanakan pemantauan di dua tempat berbeda yaitu tempat penggilingan gabah UD. Agus Sayang di Desa Penyaringan Mendoyo dan Gudang Semi Permanen Bulog Penyaringan. Berdasarkan data yang diperoleh, Kompol Slamet Achwan mengatakan, di gudang milik UD. Agus Sayang saat ini terdapat stok 17.335 ton beras yang siap didistribusikan dan 42.700 ton gabah yang siap diproses menjadi beras. Bahan baku gabah diperoleh dari lokal Jembrana maupun luar kabupaten di Bali sehingga beras yang disediakan merupakan produksi sendiri. Harga beras yang ditetapkan Rp. 8.700/kg untuk harga prangko ditempat dan Rp. 8.600 untuk harga di gudang sedangkan bahan baku gabah seharga Rp. 4.800/kg.

“Gudang ini mampu memproduksi 7 ton perhari dan habis untuk kebutuhan masyarakat. Kekurangan perusahaan di bidang bahan baku gabah yang seharusnya sebanyak 20 ton perhari belum bisa terpenuhi,” ujarnya.

Sedangkan dari Gudang Semi Permanen Bulog Penyaringan, perwira melati satu di pundak ini menyampaikan terdapat stok beras medium sebanyak 1389 Ton untuk persediaan sampai akhir tahun 2017. Kebutuhan beras perbulan di Gudang Bulog sebanyak 149 ton untuk Raskin dan 23 ton untuk TNI. Stok yang tersedia hanya untuk distribusi di wilayah Jembrana dan masih cukup untuk persiapan menyambut hari raya Idul Fitri 1438 H.

“Sumber pengadaan beras di Gudang Bulog berasal dari Jawa dan mengimpor dari Thailand. Untuk antisipasi menyambut hari raya Idul Fitri rencananya akan ditambah stok sebanyak 300 ton yang saat ini masih dalam pendistribusian. Selain itu pemerintah juga masih memiliki stok sebanyak 100 ton beras yang belum pernah terpakai,” imbuhnya.

Penulis : Bina Wartawan Bharaduta

Editor   : Umi Fadilah

Publis   : Adhitya Yoga

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password