Kakorbinmas Baharkam Polri Arahkan 640 Bhabinkamtibmas di Karanganyar

Tribratanews.polri.go.id- Polres Karanganyar- Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Arkian Lubis memberikan arahan kepada 640 Bhabinkamtibmas se-Solo Raya di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (23/05/2017).

Dalam Arahannya, Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak pencegahan semua bentuk kejahatan dan gangguan keamanan, oleh karena itu Babinkamtibmas harus rajin blusukan, keluar masuk desa untuk berkomunikasi dengan masyarakat.

“Jangan hanya diam saja di rumah atau kantor. Buka rumah untuk siapa pun yang datang, dan datangi masyarakat, sapa mereka, jabat tangannya, sebagaimana logo Babinkamtibmas tangan berjabat tangan,” kata Kakorbinmas.

Kakorbinmas hadir di pendapa rumah dinas Bupati Karanganyar memberikan pengarahan pada seluruh anggota Babinkamtibmas se Solo Raya. Hadir pula seluruh Kapolres serta Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Dikatakannya, ketika sebuah gangguan keamanan terjadi, maka sebetulnya penanganannya sudah ada pilhannya sendiri. Jika sudah kejadian, itu bagian Reserse Kriminal. Jika informasinya akan terjadi ganguan, itu bagian Intelkam.

“Namun jika mencari akar dan menangani pencegahannya agar tak terjadi gangguan keamanan, maka itu menjadi bagian Satbinmas, atau Babinkamtibmas yang berada di pelosok desa. Merekalah yang harus dievaluasi dan mengadakan evaluasi apa yang sudah dikerjakan,” tambahnya.

Kakorbinmas memberikan contoh pengalamannya saat memimpin Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa tahun lalu. Irjen Arkian Lubis menceritakan ada satu wilayah terpencil namun memiliki gangguan keamanan dan ketertiban sangat tinggi.

Ada satu Babinkamtibmas yang bertugas, ternyata sangat kreatif dan inovatis. Dia rajin blusukan mencari akar penyebab keresahan dan gangguan keamanan itu. Banyak pencurian, KDRT, dan lainnya.

Ternyata Babinkamtibmas itu menemui banyak ibu-ibu rumah tangga yang memproduksi minuman keras tradisional dan dibuat dari buah Aren. Minuman itulah yang kemudian banyak dijual, dikonsumsi masyarakat, sehingga banyak pemabuk. Gilirannya banyak orang melakukan KDRT, mencuri, berbuat kekerasan dan lainnya.

Secara bertahap petugas Babinkamtibmas itu mendekati kalangan ibu-ibu untuk diajak menyadari kebiasaannya memproduksi miras tradisional itu membahayakan semua. Karena itu diajak berubah, dari memproduksi miras menjadi produsen gula aren.

Setahap demi setahap, seminggu satu ibu berubah, bertambah lagi. Babinkamtibmas itu juga mencarikan donatur dari CSR (Corporate Social Responcibility) perusahaan setempat untuk memberi modal pada ibu-ibu agar berubah,” ujarnya.

Ternyata dalam tempo tak lebih dari dua tahun, wilayah yang semula gangguan keamanannya tinggi, menjadi berkurang sampai 50 persen. Masyarakat berubah dari kebiasaan minum miras menjadi tidak lagi, sehingga perubahan drastis terjadi.

“Itu contoh aktivitas Babinkamtibmas yang kreatif dan inovatif dan harus diterapkan oleh setiap Babinkamtibmas. Datangi masyarakat, ajak tokoh ormas dan agama, ajak bersama-sama, jabat tangan mereka, untuk melakukan pencegahan,” imbuhnya.

Tantangan ke depan sangat banyak, yang perlu melibatkan Babinkamtibmas agar bergerak dan blusukan ke seluruh penjuru. Polri akan berupaya menyediakan sarana dan prasarana yang memadai agar gerak Babinkamtibmas semakin leluasa.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menambahkan, selama ini mereka sudah sangat bagus aktivitasnya terutama di Karanganyar. Karena itu sangat perlu diberikan tambahan dana, agar semakin rajin blusukan mendekati masyarakat.

Menurut Kasat Binmas Polres Karanganyar AKP Suwarsi bahwa kegiatan ini adalah yang pertama dilakukan di jajaran Polda Jateng.

“Suatu kehormatan bagi Sat Binmas Polres Karanganyar karena diberi kesempatan untuk menyelenggarakan acara akbar ini” ungkap AKP Suwarsi.

Penulis: Iswanez
Editor: Umi Fadilah
Publish: Iswanez

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password