Latihan Kepemimpinan Kebangsaan Inspektur Jenderal Ike Edwin

Tribratanews.polri.go.id – Mabes Polri. Kualitas gerakan mahasiswa dan pemuda belakangan ini diuji. Diharapkan, peran dan kiprah mereka mampu menjadi perekat persatuan bangsa yang sempat terkoyak.

IMG-20170524-WA0008Staf Ahli bidang Sosial Politik (Sahli Sospol) Kapolri, Inspektur Jenderal Ike Edwin menerangkan, kehidupan berbangsa dan bernegara bergerak dinamis. Kondisi sosial dan politik khususnya, kadang ikut mengalami imbas pasang-surut tersebut.

IMG-20170524-WA0010“Sering kali menciptakan kerenggangan hubungan masyarakat,” katanya dalam acara Latihan Kepemimpinan Kebangsaan yang diikuti Badan Eksekutif Mahasiswa dan Organisasi massa se-Indonesia di Wisma DPR, Bogor, Jumat sore (19/5).

IMG-20170524-WA0007Inspektur Jenderal Ike Edwin menilai, diskusi kebangsaan yang digagas maupun disambut antusias oleh mahasiswa belakangan sangat minim. “Padahal, mahasiswa terutama dan pemuda secara umum merupakan agen perubahan. Jadi harus bisa membawa perubahan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara menuju ke arah yang lebih baik,” katanya.

Dicontohkan, kehidupan berbangsa dan bernegara yang sempat terkoyak oleh dinamika politik di Tanah Air idealnya disikapi secara arif oleh mahasiswa dan pemuda. “Jangan mudah terpancing isu-isu yang tidak benar,” ucapnya.

Lebih arif lagi, mahasiswa dan pemuda  saat ini hendaknya lebih mampu menunjukkan peran aktif sebagai perekat elemen  persaudaraan. Peranan sebagai pemersatu bangsa sebaiknya diintegrasikan dengan nilai-nilai kemasyarakatan dengan cara-cara yang santun dan elegan.

Mantan Kapolda Lampung ini menambahkan, mahasiswa dan pemuda jangan mau dijadikan alat. Terlebih diadu domba hanya untuk kepentingan sempit. Oleh karena itu, tak bisa dihindari oleh pemuda dan mahasiswa untuk senantiasa meningkatkan kemampuan mengelola kehidupan bernegara dengan mengedepankan terciptanya Negara Kedaulatan Republik Indonesia (NKRI) sebagai prasyarat terciptanya kedaulatan dan keutuhan bangsa.

Dalam jangka panjang, pesan dia, mahasiswa dan pemuda perlu untuk lebih mensinergikan setiap perannya dengan lembaga-lembaga yang kompeten. Melalui hal itu, harapnya lagi, beragam bentuk upaya mendiskreditkan kelompok atau golongan tertentu dapat dihindari. Selebihnya, kiprah positif mahasiswa dan pemuda tersebut kelak bisa menjadi bekal dalam menghadapi tantangan kebangsaan yang lebih besar. “Biar bagaimanapun, masa depan bangsa ada di tangan kalian,” tegasnya.

Penulis : Budi Tanjung/Hanjar

Editor : Umi Fadilah

Publish : Alam / Veri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password