RAKOR PEMBENTUKAN TIM SABER PUNGLI DI BLORA

tribratanews.polri.go.id – BLORA. Kemarin hari Rabu (04/01/17) Wakapolres Kompol Indriyanto Dian Purnomo SH mewakili Kapolres Blora AKBP Surisman SIK,MH didampingi Kasi Pengawasan IPTU Sumali memimpin rapat rencana pembentukan tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) tingkat Kabupaten Blora.

Pembentukan tim sapu bersih pungutan liar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora, segera dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat. “Sampai sekarang memang belum ada timnya karena baru akan dirapatkan di Inspektorat, kita sudah mengkordinasikan dengan sekretaris daerah (Sekda) Blora Bondan Sukarno dan ketua Inspektur Blora Bambang Darmanto,” kata Kompol Indriyanto Dian Purnomo SH saat dimintai keterangan oleh polresblora.com, Kamis (05/01/17).

Menurut dia, rencana pembentukan saber pungli sebagai upaya pemberantasan praktik pungli di daerah Blora menindak lanjuti arahan dari pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo yang ingin memberantas pungli.

Terkait dengan komposisi anggota tim saber pungli, kata dia, pihaknya belum mengetahui dari institusi mana saja, namun tidak menutup kemungkinan dari Inspektorat, Kejaksaan juga kepolisian Resor Blora.

“Tim saber pungli kita lihat nanti, sebab di Pemda akan ada koordinasi, kita manut aturan dan kesepakatan saja. Tidak ada target karena tergantung Pemda,” katanya.

Sekretaris daerah (Sekda) Blora Bondan Sukarno mengatakan, meski tim dan satgas saber pungli di Blora belum terbentuk, namun bukan berarti pencegahan praktik pungli di Blora belum jalan, melainkan sudah dilaksanakan dengan instruksi ke semua instansi pemerintahan wilayah Kabupaten Blora.

“Sementara ini sudah dalam bentuk imbauan. Dari Bupati juga sudah melayangkan edaran ke semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD), intinya tidak boleh ada pungli, kalau melanggar Pak Bupati tidak akan main-main,” katanya.

Apalagi, kata dia, semua pejabat eselon II B selaku kepala badan, kantor hingga kepala dinas dan seluruh camat sudah melakukan penandatangan pakta integritas sebagai komitmen untuk menjalankan amanah sesuai dengan aturan disiplin pegawai.

“Edaran dari Bupati juga jelas bahwa semua pejabat dan PNS tidak boleh melakukan pungli apapun bentuknya termasuk ucapan terima kasih kepada atasan. Karena semua sudah tanda tangani pakta itegritas,” katanya.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password