Kapolsek Bonti Hadiri Kegiatan Tanam Padi Tutup Tahun kelompok Tani

Tribratanews.polri.go.id – Polda Kalbar – Polres Sanggau – Bertempat di Komplek Lokasi Persawahan kelompok Tani Harapan Baru Desa Sami Kecamatan Bonti, telah dilaksanakan kegiatan Tanam Padi Tutup Tahun kelompok Tani Harapan Baru masyarakat Desa Sami dengan menggunakan alat Moder Reistant Transprenter dari Pemerintah Pertanian Kab. Sanggau, Selasa (23/05).

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bonti Darmikus Heri, S. Sos, Kapolsek Bonti Ipda Rahmad Kartono, SH, Danramil Bonti diwakili Pelda Joko Budi, KCO Kecamatan Bonti Dolly, Kepala BP3K Kecamatan Bonti Yuliana Anita Ru, SP, Petugas PPL Pertanian di Kecamatan Bonti dan kelompok Tani Semangat Baru masyarakat Desa Sami Kecamatan Bonti sebanyak 25 orang.

Sambutan dari Pihak BP3K Yuliana Anita Ru, SP menyampaikan saat ini dalam bidang Pertanian terdapat 3 Kecamatan yang telah mendapatkan Serkap Gabah dari Pemerintah Pertanian Kabupaten Sanggau diantarana Kec. Bonti, Noyan dan Tayan Hulu. Dirinya berharap dengan kelompok Tani Harapan Baru Desa Sami dapat menggunakan Moder Reistant Transprenter dengan sebaik mungkin guna meningkatkan produksi hasil tani di Kecamatan Bonti.

Danramil Bonti yang diwakili Pelda Joko menyampaikan peran TNI di lingkungan masyarakat sebagai sebagai pendampng dan sesuai dengan kesepakatan perjanjian antara TNI dengan Menteri Pertanian Negara Indonesia.

Adapun maksud dan tujuan dari pihak TNI mendampingi masyarakat khususnya dalam bidang pertanian adalah supaya ketahanan sandang pangan masyarakat, khususnya masyarakat Kalimantan mampu bertahan dan mensejahterakan masyarakat Kalimantan serta meningkatkan suasembada sandang pangan masyarakat Kalimantan.

Kapolsek Bonti Ipda Rahmad Kartono, SH menyampaikan bahwa pihak Polsek Bonti berharap masyarakat Kecamatan Bonti dapat meningkatkan sandang pangan serta sanggup mensejahterakan masyarakat Kec. Bonti. Terkait situasi saat ini dimana banyak terjadi konflik antar suku dan banyaknya isu-isu yang beredar di masyarakat sehingga dapat memcah belah persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia yang dapat berdampak ke perekonomian bagi Masyarakat.

Kapolsek menambahkan untuk kedepannya, kami serta pihak Pemerintah Pertanian telah sepakat untuk pembukaan lahan baru akan menggunakan metode baru tanpa membakar lahan yang dapat menimbulkan bencana yaitu metode gotong royong atau dengan swadaya masyarakat seperti penebangan dan penyemprotan racun.

“Jika metode gotong royong Swadaya masyarakat dapat terlaksana dalam pembukaan lahan baru untuk bidang Pertanian di Kec. Bonti, berarti wilayah Kec. Bonti menjadi wilayah percontohan di wilayah Kab. Sanggau bahkan bisa menjadi sorotan Presiden karena menjadi satu-satunya wilayah yang menggunakan metode gotong royong Swadaya masyarakat.

Camat Bonti Darmikus Herry, S.sos menyampaikan Pemerintah berharap dengan bantuan fasilitas alat modern dalam bidang Pertanian bagi kelompok tani Masyarakat Kec. Bonti dapat digunakan dengan sebaik mungkin dan bertujuan meningkatkan Hasil Tani Masy Bonti semakin meningkat. Dirinya berharap Kelompok Tani Masyarakat Bonti dapat menghasilkan hasil Produk Pangan Yang baik dan dapat meningkatkan Sandang pangan Kab. Sanggau semakin meningkat dan dapat mesejahterakan masyarakat Kab. Sanggau.

Pemerintah Kab. Sanggau saat ini fokus dan mengutamakan bidang Pertanian Wilayah Kab. Sanggau dapat berkembang dan dalam bidang expor Impor sandang pangan dari hasil pertanian masyarakat Kab. Sanggau dapat meningkatkan Perdagangan Indonesia dipasar Dunia dalam bidang Sandang pangan.

Selanjutnya secara Simbolik Pembukaan lahan tanam padi tutup tahun dengan menanam padi dengan alat Moder Reistant Transprenter oleh Muspika Kecamatan Bonti.

Penulis : Denny Ardiyanto dan Reno Wisnu Pradana
Editor : Umi Fadilah
Publish : Cucu Syafiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password