Pastikan Lebaran Aman, Polres Wonosobo Gelar Rakord Lintas Sektoral

tribratanews.polri.go.id – Wonosobo – Langkah pengamanan arus mudik dan arus balik, Polres Wonosobo sudah mulai dipersiapkan, meski belum memasuki bulan Ramadhan. Polres Wonosobo sudah menyiapkan petugas yang akan mengawaki Operasi Ramadniya Candi 2017 serta merencanakan lokasi pengamanan dan peralatan pendukung lainnya.

Dalam pengamanan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan, arus mudik dan arus balik Lebaran 2017 ini, bukan hanya Polres Wonosobo yang akan melaksanakan pengamanan. Dinas/Instansi Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Ormas, Lembaga lain dan bahkan masyarakat umum akan diikutsertakan dalam kegiatan Operasi Ramadniya Candi 2017 yang bersifat operasi kemanusiaan.

Untuk menyamakan persepsi dan memberikan pelayanan yang merata di semua titik aktivitas pemudik. Polres Wonosobo mengajak seluruh dinas, instansi maupun rrganisasi masyarakat untuk bergabung dalam pengamanan yang terkoordinir dengan melaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakordlinsek), Selasa (23/5) di Gedung Pertemuan Polres Wonosobo.

Hal tersebut untuk lebih mempersiapkan pelayanan berupa penciptaan kamtibmas dan kamseltibcarlantas bagi masyarakat yang melaksanakan mudik, balik maupun kepentingan yang lain selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Bahkan lokasi-lokasi kegiatan keagamaan baik sholat ied maupun halalbihalal (Silaturahmi) juga sudah disiapkan personil untuk pengamanannya.

Kegiatan Rakord diawali dengan pemaparan Kabag Ops Polres Wonosobo Kompol Siswanto tentang perkiraan titik-titik rawan kemacetan, lokasi rawan laka lantas, pemusatan massa seperti tempat perbelanjaan, terminal, rest area dan lain-lain di wilayah Wonosobo.

“Titik kemacetan di wilayah Kabupaten Wonosobo pada bulan Ramadhan ada tiga titik yaitu di Jalan A. Yani, Jalan  Veteran dan Pertigaan Pasar Kertek. Sedangkan jalur rawan laka lantas berada di jalur Kertek-Kledung,” terang Kompol Siswanto

“Penyebab kemacetan di di Jalan A. Yani disebabkan oleh banyaknya angkutan umum ngetem dan parkir di badan jalan. Untuk itu kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pasar untuk meminjam bekas pasar Induk Wonosobo guna dijadikan lokasi parkir dan terminal bagi angkutan umum,” lanjut Kompol Siswanto. “Sedangkan di pertigaan Pasar Kertek kami sudah berkoordinasi dengan Disperkimhub (Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Perhubungan) Kabupaten Wonosobo untuk melakukan rekayasa arus. Hal ini sudah di ujicobakan pada hari minggu tanggal 21 Mei 2017 kemarin,” katanya.

Adapun rekayasa yang sudah diujicobakan yaitu dari arah Purworejo menuju ke Wonosobo, kendaraan umum seperti mikrobus harus melewati jalan belakang pasar dan masuk ke Subterminal belakang Pasar Kertek. Sedangkan kendaraan dari arah Wonosobo ke Selomerto tidak diberbolehkan melewati jalan sebelah Timur Pasar Kertek.

“Untuk Pramuka Saka Bhayangkara Polres Wonosobo akan membantu menyeberangkan masyarakat di lokasi Pasar Induk dan Rita Pasar Raya. Sedangkan Saka Bhayangkara Polsek Kertek akan membantu di pertigaan Pasar Kertek,” papar Kabagops. “Untuk setiap titik Pos Pengamanan sendiri akan diisi personel dari  TNI, Polri, Disperkimhub, Tim Medis dan Ormas.Total ada 5 titik Pos Pengamanan yang disiapkan yaitu Pasar kertek, TMP, Pasar Induk Wonosobo, Terminal Sawangan dan Obyek Wisata Dieng serta 1 Pos Pelayanan Pemudik di Taman Plaza,” tutup Kompol Siswanto.

Rakord Linsek dilanjutkan dengan pemaparan masing-masing dinas instansi, dimana semuanya sepakat untuk siap membantu Polres Wonosobo dalam operasi Ramadniya Candi 2017. Selesai pemaparan dari Dinas Instansi dan ormas, Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K., memberikan penekanan bahwa hasil rapat koordinasi ini harus benar-benar dilaksanakan. “Koordinasikan dan buat surat resmi dengan Rumah Sakit dan Puskesmas untuk mengantisipasi kejadian laka-lantas. Koordinasikan dengan dinas, instansi dan ormas yang akan melaksanakan pengamanan di Pos Pengamanan. Minta nama dan jadwal piketnya memudahkan mengetahui personel yang bertugas. Untuk Kasatlantas agar segera melaksanakan koordinasi dengan Binamarga untuk urusan jalan,” tegas Kapolres.

“Yang terahir Satsabhara dan Kapolsek jajaran agar langsung berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan UPT Obyek Wisata untuk antisipasi pengunjung pada saat liburan. Jadikan Kabupaten Wonosobo benar-benar sesuai slogannya ASRI (Aman Sehat Rapi dan Indah) bagi para wisatawan maupun warga masyarakat yang melintas di kabupaten Wonosobo,” tutup AKBP Ridwan

Penulis : By N2G

Editor : Umi Fadilah

Publish : Rahmad ZaZg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password