Tidak Layak Menjadi Anggota Polisi, Empat Personil Polda Jambi Dipecat

4a9f436f-6093-4455-8c41-d376773dd8a3Tribratanews.polri.go.id Polda Jambi – Pagi tadi telah digelar upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap keempat personel Polda Jambi di lapangan Mapolda Jambi, Selasa (23/5). Keempat personel tersebut yakni Brigpol MA, Brigpol AS, dan Brigpol ASY yang merupakan anggota Yanma Polda Jambi, serta Briptu PTGS yang merupakan anggota Direktorat Sabhara Polda Jambi.

Dalam sambutannya Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan, upacara PTDH tersebut merupakan tindak lanjut keputusan pimpinan dalam rangka merealisasikan terwujudnya supremasi hukum internal di lingkungan Polri.

Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto menambahkan keempat personel tersebut di PTDH karena telah melakukan tindak pidana dan pelanggaran disiplin anggota Polri, PTDH ini telah melalui proses sidang komisi kode etik (KKE) profesi Polri di Polda Jambi, yang memutuskan empat orang personel tersebut sudah tidak layak lagi untuk menjalankan profesi kepolisian.

Lebih lanjut Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto mengatakan, PTDH ini merukan keputusan yang dilematis, karena saat ini Polri masih kekurangan personel. Namun demikian, ia mengharapkan hal ini dapat dijadikan cambuk bagi personel lainnya, serta untuk memberikan rasa keadilan.

Kepada empat personel yang di PTDH, Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto berpesan agar dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada. “Saya berharap ini menjadi pelajaran bagi kehidupan saudara di masa yang akan datang,” ujar Priyo.

Sementara itu kepada personel Polri dan aparatur sipil negara (ASN) Polda Jambi lainnya, Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto mengingatkan agar peristiwa ini tidak terulamg kembali di massa akan datang.

Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto juga menegaskan agar personel dan ASN Polda Jambi untuk tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat merusak nama baik institusi Polri.

“Saya juga akan tetap berkomitmen dalam pelaksanaan reward and punishment, dengan memberikan penghargaan bagi yang berhasil dalam melaksanakan tugasnya, danemberikan hukuman bagi yang terbukti melakukan pelanggaran. Sanksi akan diberikan sesuai aturan dan tidak dapat di tawar-tawar,” pungkasnya.

Penulis : Lilik Adhi

Editor : Umi Fadilah

Publish : Lilik Adhi

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password