Wakapolri: Pengawas Taruna Akpol akan Ditambah 2 Kali Lipat

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jateng, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Drs. Condro Kirono M.M., M.Hum didampingi oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. Drs. R. Djarod Padakova, MM bersama seluruh Pejabat Utama Polda Jateng menyambut kedatangan Wakapolri Komisaris Jendral Polisi Drs. Syafruddin, M.Si. dalam kunker ke Polda Jateng dan Akademi Kepolisian Semarang berkaitan dengan Kasus yang menimpa Taruna Akpol Semarang, Senin (22/5/2017)

Kunjungan ke Akpol hari itu, Wakapolri didampingi Kalemdiklat Polri Komjen Pol Moechgiyarto, Gubernur Akpol Irjen Pol Anas Yusuf, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Karo Provos Div Propam Brigjen Pol Rudolf A. Rodja dan Karo Paminal Div Propam Brigjen Pol Baharudin Djafar

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Syafrudin mengatakan 14 Taruna Akpol tersangka pengeroyokan dan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Brigdatar M. Adam (Taruna Tingkat II), semuanya ditahan.

“Sudah dilakukan penahanan. Untuk nantinya dikeluarkan atau tidak menunggu perkembangan penyidikan yang dilakukan Polda Jateng itu nanti simultan dengan langkah-langkah yang diambil,” ungkap Wakapolri usai memberikan pengarahan kepada Taruna Akpol di Gedung Catur Prasetya, Senin (22/5/2017).

Soal penahanan ini, 14 tersangka itu diperiksa sejak Minggu (21/5/2017) siang, sampai jelang pukul 22.00 WIB, pemeriksaan dihentikan dan dicek kesehatan. Pemeriksaan dilanjutkan Senin pagi ini, untuk kemudian para tersangka ditahan.

Wakapolri menegaskan tidak akan lagi ada korps-korps wilayahan. “Itu akan dihilangkan yang ada Korps Indonesia,” tegas Wakapolri.

Mengenai evaluasi ke depan, Wakapolri mengatakan akan menambah berbagai sarana prasarana, sumber daya manusia hingga anggaran. “Personel ditambah 2 kali lipat (pengawas), struktur jabatan diperlebar,” tambah Wakapolri.

Soal pengawas yang berdinas saat insiden pada Rabu (17/5/2017) malam hingga Kamis dini hari itu, Syafrudin menegaskan mereka akan diberi sanksi. “Bisa kode etik. Pengawas akan dikenai punishment,” sambung Syafruddin.

Penulis : Agus

Penyunting : Umi Fadilah

Pengunggah : Wagiman

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password