Polda Jatim ; Operasi Patuh Semeru 2017 Berakhir

Tribratanews.polri.go.id – Kegiatan operasi Patuh Semeru, yang digelar 9 – 22 Mei 2017  sudah berakhir, Senin (22/5/17).  Giat ini dalam rangka  meningkatkan kesadaran  dan kepatuhan  masyarakat dibidang keamanan, keselamatan, ketertiban  dan kelancaran  berlalulintas.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera didampingi Kasubdit Gakkum Ditlantas AKBP Eddwi Kurniyanto menjelaskan, hasil anev (analisa dan evaluasi) kegiatan operasi Patuh Semeru 2017 mengalami kenaikan 49,91 % dibanding tahun 2016.

Tahun 2017 sebanyak 118.916 pengguna kendaraan bermotor ditilang sedang di tahun 2016 tercatat 79.859 tilang ini. Sedang tegoran tercatat 3.944 teguran di tahun 2017, mengalami kenaikkan sebesar 1.490 % dari tahun 2016 ada 248 teguran.

Ditinjau dari jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran tahun 2016 sebesar 70.418 mengalami kenaikkan 48.94 % ditahun 2017 sebesar 104.881. Mobil penumpang di tahun 2016 sebanyak 5.302 naik 47,87 % di tahun 2017 tercatat 7.840. Untuk mobil bus tahun 2016 menunjukkan 453 naik 59,38 % di tahun 2017 sebanyak 722. Tahun 2016 untuk mobil barang 3.686 dan tahun 2017 naik 48,45 % atau sebesar 5.472.

Pekerjaan pelanggaran diawali dari pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2017 ada 2.390 dan tahun 2017 tercatat 3.426 naik 43,35 %. Karyawan swasta Tahun 2016 ada 47.619 dan tahun 2017 ada 69.198 naik 45,32 %. Pelajar dan Mahasiswa tahun 2016 ada 18.906, tahun 2017 tercatat 30.016 naik 47.87 %. Pengemudi di tahun 2016 ada 3.334 dan di tahun 2017 sebanyak 4.930 naik 47,87 %.

Data kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tahun 2016 tercatat 611 dan tahun 2017 ada 717 naik 17,35 %. Korban tewas dalam laka lantas tahun 2016 sebanyak 75 tewas di tahun 2017 ada 97 tewas, naik 29,33 %. Tahun 2016 ada 99 luka berat, di tahun 2017 tercatat 65 mengalami penurunan 34,34 %. Tahun 2016 ada 791 luka ringan dan tahun 2017 sebanyak 1.044 naik 31,98 %. Kerugian materiil tahun 2016 sebesar Rp 810.575.000 dan tahun 2017 sebesar Rp 891.345.000 alami kenaikan sebesar 9,96%.

Sementara banyaknya korban laka lantas berdasarkan kwalitas untuk rangking pertama Polres Pasuruan tercatat 7 meninggal (MD), 7 luka berat (LB) dan 47 luka ringan (LR). Kedua Polres Nganjuk 7 MD, 1 LB dan 50 LR. Ketiga Polresta Sidoarjo 6 MD, 3 LB dan 32 LR, Keempat Polres Banyuwangi 6 MD, 2 LB dan 28 LR dan rangking kelima Polres Blitar 5 MD, 2 LB dan 20 LR.

Penulis : Sudi

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Sugeng P

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password